Askolani-Slamet Launcing Program Satu  KK Satu Sapi

BANYUASIN,koranindonesia.id- Pasangan Calon bupati dan Calon Wakil Bupati no urut 5 H. Askolani-H Slamet melaunching satu program andalan mereka yaitu 1 KK Petani 1 Sapi  di Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Minggu (10/6/2018). Program andalan ini akan dilaksanakan jika  terpilih sebagai bupati periode 2019-2023.

Hal itu dikatakan Askolani dalam jumpa pers  hari ini, selain fokus program Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, Berdayasaing, Aman, Guyub, Kreatif, Beriman dan Taqwa serta perbaikan infrastruktur minimal 2 tahun jalan di kabupaten akan mulus, juga meyakinkan masyarakat banyuasin bahwa Program 1 KK Petani 1 Sapi akan dilaksanakan setelah dilantik bupati.

Ditambahkan Askolani, masyarakat tidak perlu takut atau khawatir bagaimana kalau masyarakat petani menerima sapi. “Mungkin ada yang khawatir  sapi makan apa nanti karena tekhnologi sudah modern maka batang jagung dan jerami padi bisa difermentasi untuk pakan sapi,”kata Askolani.

Dijelaskan Askolani, jika  rumput berkurang karena musim panas, kan ada alternatif lain yakni pakan yang sudah difermentasi dengan bahan baku batang jagung dan jerami menjadi pakan kesukaan sapi, di Provinsi Lampung sudah banyak yang menerapkan

Masih kata Askolani, bahwa Program 1 KK Petani 1 Sapi khususnya di Banyuasin akan menambah jumlah peternak sapi dan populasi sapi saat ini. Dengan demikian Banyuasin mendukung program swaswembada daging.

Disinggung mekanisme pembagian program sapi, Askolani mengatakan dalam 304 desa dan kelurahan yang ada setelah diteliti  ada sekitar 200 desa atau kelurahan yang berpotensi mendapat bantuan sapi.

Nanti,kata Askolani  setiap desa akan ada 2 Kelompok tani masing masing kelompok akan dapat 25 sapi, artinya satu desa maksimal 2 kelompok tani sapi artinya dalam satu desa ada 50 ekor sapi Banyuasin Bangkit. Untuk itu petani sapi akan dapat bimbingan teknis akan dikawal oleh para PPl dan penyuluh peternakan dan dokter hewan agar sapi tersebut akan tetap hidup dan sehat tidak tertular penyakit.

Askolani mengatakan, dari estimasi Tim Ahli Indek Politika sekaligus tim ahli tim Paslon no 5 teknis program sapi pada tahun pertama 2019 akan dibantu 1000 ekor sapi betina, tahun ke dua 1000 ekor sapi dan tahun ke tiga 1000 ekor sapi.

‘Setelah tahun ke tiga perekonomian petani sudah mulai meningkat karena sudah mandiri maka di tahun ke empatnya fokus pemberdayaan ekonomi dan ditahun 2019-2020 stok daging sapi banyuasin akan naik menjadi 40 persen,”katanya.

Ketua tim Pemenangan Paslon no urut 5, Arisa Lahari menambahkan, untuk menghilangkan keraguan masyarakat, maka perlu  jelaskan secara   gamblang program Askolani-Slamet itu  nyata. “Program 1 KK  petani 1 sapi itu betul. Rakyat jangan ragu lagi pasangan no 5 akan melaksanakan program itu apabila terpilih menang dan pilkada 2019,” Ujar Arisalahari. (wal)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.