Armanto Dibegal Saat Melihat Orang Mancing

PALEMBANG, koranindonesia.id – Apes dialami oleh Armanto. Pria berusia 37 tahun ini harus kehilangan ponsel dan motor usai dibegal di kolam retensi di belakang Polrestabes Palembang.

Warga Jalan Harapan, Kecamatan Jakabaring, Palembang ini harus mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (18/4/2022) siang.

Kedatangan Armanto, untuk melaporkan peristiwa begal yang dialaminya pada Sabtu (16/4/2022) sekitar pukul 20.00.

Ditemui di ruang SPKT Polrestabes Palembang, Armanto mengatakan kejadiannya bermula ketika dia duduk di tempat kejadian perkara (TKP) sambil melihat-lihat orang yang sedang memancing.

Tidak lama berselang, lanjut Armanto, dia didatangi oleh seorang pria yang membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit serta memaksa korban untuk menyerahkan ponsel yang dipegangnya.

“Dia datang dan mau mengambil ponsel saya. Dia juga mengancam, kalau tidak diberikan akan membacok. Sambil hendak membacok, dia merampas ponsel pak,” kata Armanto memberikan keterangan.

Masih dikatakannya, merasa ketakutan, dia melompat ke dalam kolam retensi meninggalkan motornya.

“Dia mau membacok pak. Jadi reflex langsung melompat ke kolam. Motor saya daratan beserta kuncinya. Jadi, dia langsung mengambil motor saya,” tambah dia.

Masih dikatakannya, dia pun kehilangan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi (nopol) BG 5436 ACT. Hingga, berharap pelaku cepat tertangkap dan motornya kembali lagi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan akan segera melakukan penyelidikan.

“Kami menerima pengaduan masyarakat terkait curas. Korban sedang duduk retensi, disana sendiri didatangi pelaku. Pelaku mengancam akan membacok,” tuturnya.

Tri mengatakan, pihaknya sudah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Masih kita lidiki dan akan segera kita amankan pelakunya,” tutup Tri.

(Depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.