Bhintan Shalawat

April Ini, Pemkab Lahat Terapkan Transaksi Non Tunai

LAHAT, koranindonesia.id – Bupati Lahat,  Cik Ujang meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lahat, agar melakukan transaksi non tunai. Pasalnya,  imbauan tersebut sudah dimulai sejak 2017, secara nasional.  Setidaknya,  ada 16 item transaksi yang diinstruksikan melalui mekanisme non tunai agar diterapkan mulai 1 April 2019 mendatang.

Hal tersebut seperti dikatakan Kepala BKD Lahat, Fikriansyah melalui Kabid Perbendaharaan Nurhawani. Menurutnya, ada 16 item seperti pembayaran belanja pegawai, pembayaran perjalanan dinas, pembayaran pihak ketiga, peneriman retribusi, penerimaan pajak, pembayaran telepon, listrik, dan serta beberapa transaksi lainnya. “Untuk belanja pegawai sudah dilakukan melalui transaksi non tunai. Tapi transaksi lainnya masih banyak belum dilaksanakan secara non tunai,” ujarnya, Minggu (31/3/2019).

Lebih lanjut diterangkannya, guna meningkatkan transaksi non tunai di Pemda Lahat digelar sosialisasi sekaligus bimbingan dengan narasumber dari pihak bank dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Lahat beberapa hari lalu.

“Belum diterapkan sepenuhnya karena kurang SDM serta perangkat kerja. Dengan adanya instruksi bupati serta sosialisasi kita targetkan tahun ini 70% transaksi melalui mekanisme non tunai,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Pj Sekda Lahat Masroni menjelaskan, dalam instruksi Bupati Lahat tersebut, bahwa pembayaran melalui mekanisme non tunai dari item-item transaksi dengan nilai paling sedikit Rp5 juta. Lalu pelaksanaan pembayaran tunai, kas di tangan bendahara pengeluaran maksimal Rp10 juta.

Pedoman pelaksanaan komitmen atas transaksi non tunai dalam APBD dipergunakan oleh seluruh OPD sampai dengan penyelenggara pendidikan dengan menandatangani pakta integritas. Dalam rangka efisiensi dan efektivitas pemantauan rekening pendapatan dan belanja OPD akan bekerja dengan bank persepsi. “Instruksi ini mulai berlaku per 1 April,” tegas Masroni.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.