Banner sumsel

Apresiasi Kartini Zaman Now Lewat Vidio dan Film Pendek

PALEMBANG,koranindonesia.id-Berbagai cara masyarakat memperingati hari Kartini, salah satunya mengadakan festival lomba vidio dan film pendek  dengan tajuk “Perempuan Tangguh” dengan raihan pemenang bernilai jutaan rupiah.

“Kegiatan ini kita gelar tidak hanya sebagai bentuk apresiasi kita kepada perempuan di Indonesia di hari Kartini,  tapi juga mendokumentasikannya dalam bentuk yang menarik sehingga bisa di informasikan disetiap kalangan kapanpun juga,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana Sartika Dea saat Launching Pendaftaran Festival Film Pendek di Gun’s Cafe, Sabtu (21/4).

Sartika mengatakan, melalui Festival Film Pendek ini, pihaknya ingin mengenalkan kepada penonton bahwa perempuan itu tangguh, kuat dan menjadi pondasi negara. “Ayo kita tunjukkan kalau perempuan itu juga hebat,” tegasnya.

Untuk pendaftaran Festival Film Pendek ini di buka sampai dengan 9 Mei mendatang. Di mana para peserta terbuka baik untuk komunitas perfilman maupun dari kalangan umum. “Pendaftaran kita buka sejak hari ini, 21 April, red sampai dengan 9 Mei mendatang.  Dengan ketentuan diantaranya setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 tim dan 1 karya saja,” tuturnya.

Sedangkan untuk kriteria penilaian sendiri,  karya bukan hasil dari plagiasi, dengan ide cerita tidak boleh mengandung unsur SARA. “Intinya harus mengikuti regulasi atau aturan dari pemerintah dengan lama durasi pemutaran 5 sampai 10 menit,” ulasnya.

Tidak hanya itu, terang Sartika dihari terakhir pendaftaran,  peserta akan di beri pembekalan (couching class) sekaligus technical meeting.  Yang mana pembekalan ini akan di berikan langsung oleh produser dan sutradra nasional, Aditya Gumay. “Dalam couching class itulah,  para peserta akan di beri materi mengenai apa yang harus dilakukan serta cara pembuatan film pendek tersebut,” katanya.

Sementara itu, Pembina Palembang Creatif Youth Forum (PCYF) Palembang, Liza Sako mengatakan, isi cerita dari Film Pendek ini mengenai perempuan perempuan tangguh di jaman now. Yang menebar kebaikan di sekelilingnya melalui perjuangan sebagai seorang ibu.

“Contohnya yakni perempuan yang berjuang melahirkan anaknya, memberikan perlindungan,  kasih sayang dari kecil hingga besar sampai menikahkan anak-anaknya,” tukasnya.

Kegiatan Festival Film Pendek ini pun mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani yang berharap melalui Festival Film Pendek ini dapat mempromosikan pariwisata Palembang melalui dunia Perfilman.

“Kalau bisa syutingnya nanti dilakukan di destinasi pariwisata Palembang yang terbaru tapi sudah viral di media sosial seperti Goedang Boentjit, Ampera Skate Park, Pedestrian Sudirman,  Sekanak Besolek,” harapnya.

Karena itu, Isnaini berharap kegiatan seperti ini dapat rutin di gelar agar dapat membawa nama Palembang ke kancah nasional dan internasional. “Kalau sudah menjadi kegiatan rutin, akan kita mintakan bantuan dengan Badan Ekononi Kreatif (Bekraf), jadi akan lebih spektakuler lagi,” tutupnya.

Acara Launching Pendaftaran Festival Film Pendek ini, dibuka dengan pemberian bunga secara simbolis sebagai bentuk apresiaai kepada perempuan perempuan tangguh seperti juru parkir perempuan, driver perempuan BRT Transmusi dan lainnya. (Sen)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.