Banner sumsel

Apes ! Gagal Nyolong, Pelaku Dikeroyok Hingga Babak Belur

SOLO, koranindonesia.id – Setelah gagal melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Aris Sumargono (41) menjadi bulan-bulanan massa. Warga asal Kebak Kramat, Kabupaten Karanganyar itu langsung dibawa beramai-ramai oleh warga ke kantor polisi.

Peristiwa bermula saat pelaku sedang mondar mandir di kawasan Gilingan, Kecamatan Banjarsari pada Jumat (24/5) siang. Secara tiba-tiba, pelaku mengambil sepeda motor korban milik Pangestu Teguh (20) warga Jebres yang tengah di parkir. Beruntung, pemilik mengetahui saat pelaku mengambil motor Honda Beat warna merah kepunyaannya dan meneriaki maling.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya tengah mendalami kasus curanmor itu.

“Iya, benar. Pelaku masih dilidik,” katanya singkat saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2019)

Sementara itu, pemilik motor Pangestu Teguh mengaku, dirinya spontan berteriak maling dan mengejar pelaku yang saat itu membawa kabur motornya.

“Saya spontan saja. Saya gak mau motor saya hilang dibawa maling. Dan untungnya, warga juga sigap melakukan pengejaran dan menangkap pelaku,” ungkapnya.

Sebelumnya, korban sempat melihat pelaku mondar-mandir tak jauh dari motornya di parkir. Namun, dia menyangka bahwa itu calon penumpang kereta api. Hingga akhirnya, peristiwa itu terjadi.

“Itu kan kunci motornya tertinggal di lubang kontak. Jujur, saya kelupaan pas sesudah parkir. Lalu, saya kembali untuk ngambil kunci kontak. Saat itulah, saya lihat bapaknya itu (pelaku-red) sudah menyalakan motor saya. Langsung saya teriaki maling dan dikejar warga,” ungkap Puguh sambil ngos-ngosan. (ali)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.