Banner sumsel

Aparat Harus Tahan Diri, Tuduhan Makar Bisa Merusak Demokrasi

JAKARTA,koranindonesia.id- Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menyarankan agar para penyelenggara negara sering menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang terlalu ekstrem.

“Penyelenggara negara yang paling mengerti bagaimana demokrasi dilaksanakan sebaiknya menahan diri juga untuk tidak melaksanakan tidak melakukan hal-hal yang terlalu ekstrem,” ujar Hendri saat dihubungi, Selasa (21/05/2019).
Hendri mengatakan tuduhan pembungkaman-pembungkaman yang terjadi seperti kasus tuduhan makar, tentu bisa merusak demokrasi.

“Kemudian pembungkaman-pembungkaman dilakukan karena tuduhan makar misalnya nah ini kan jadi merusak demokrasi itu sendiri” kata Hendri.
Menurut Hendri sebuah demokrasi bisa langsung dilaksanakan pada sebuah negara,jika memenuhi tiga hal utama. Pertama ekonomi yang merata, kedua hukum yang tidak tebang pilih, dan ketiga kedewasaan berpolitik.

“Kalau tiga hal ini dilaksanakan maka lancar demokrasi tapi ya kemudian ada salah satu tidak yang dilaksanakan negara itu dan negara itu sendiri akan terus-terusan terguncang, maka para penyelenggara negara sebaiknya melaksanakan tiga hal ini,” pungkasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.