Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Bakal Injak Rem Darurat

 

JAKARTA, koranindinesia.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) berencana kembali menginjak rem darurat demi menekan lonjakan kasus COVID-19 yang pada bulan Desember 2020 ini kembali meroket.
Kebijakan rem darurat pernah ditempuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada pertengahan September 2020 lalu, ketika itu lonjakan corona DKI nyaris tak terbendung.

Dengan menginjak rem darurat maka, DKI Jakarta kembali pada peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat seperti yang diterapkan pada April 2020 lalu. Dimana semua kegiatan hanya boleh dilakukan dari rumah.

“Kita akan lihat nanti beberapa hari ke depan. Apakah dimungkinkan (injak rem darurat),” kata Ariza di Polda Metro Jaya Minggu (27/12/2020).

Politisi Gerindra ini mengaku, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memantau perkembangan penularan corona di Jakarta dalam beberapa hari ke depan. Bila lonjakan kasus terus meroket maka kebijakan ini akan diambil kembali demi membendung penularan wabah mematikan itu.

“Nanti pak gubernur nanti akan ada emergency break nanti kita akan lihat sesuai dengan fakta dan data,” tuturnya.

Pada bulan Desember 2020 ini kasus corona di Jakarta meningkat tajam, kasus harian stagnan di angka 1.000 orang per hari, bahkan pada Sabtu (26/12/2020) kemarin kasus harian mencapai 2.000 orang.

Ariza berharap masyarakat DKI Jakarta untuk mengurangi aktivitas yang memicu penularan corona khususnya pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ini demi meredam penularan.

“Jangan sampai nanti ada peningkatan luar biasa sehingga kami Pemprov dengan jajaran pak gubernur terpaksa mengambil kebijakan untuk memperketat PSBB semua berpulang pada kita semua Mari kita pastikan barat semua patuh taat melaksanakan protokol kesehatan,” tuntasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.