Banner sumsel

Aniaya Teman Hingga Tewas, Santri Ditetapkan Sebagai Tersangka

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Setelah melalui proses pemeriksaan, penyidik menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan santri Pondok Pesantren di Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, berinisial AM (14) yang tak lain adalah teman korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto membenarkan penetapan tersebut. Tersangka mengakui telah menganiaya korban. Meskipun begitu, dirinya masih enggan menerangkan motif penganiayaan itu.

“AM sudah jadi tersangka, kami masih selidiki lagi,” ungkap Budi, Jumat (26/10/2018).

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, kasus tersebut masih terus diselidiki karena untuk mencari alat bukti tambahan. Ia mengaku salah satu alat bukti yakni hasil visum dan otopsi.

“Jika memang pelakunya sudah mengakui memang benar, maka dapat alat bukti tambahan sehingga mencukupi untuk dilakukan proses,” ujarnya.

Diketahui, Finanda Juni Harta (14), santri di Ponpes yang berada di Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir ditemukan tewas diduga akibat dianiaya. Hal ini diketahui berdasarkan hasil visum luar dan dalam di RS Bhayangkara Palembang, Selasa malam (23/10/2018).

Dari hasil visum tersebut didapati beberapa luka lebam seperti di tangan kanan, beberapa bagian lainnya serta yang paling vital yakni dibagian kepala korban. Luka lebam tersebut diperkirakan baru terjadi sekitar satu hari akibat benda tumpul.(ram)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.