Banner sumsel

Angka Penerima PKH di Palembang Sulit Diturunkan

PALEMBANG, koranindonesia.Id-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang memprediksi angka penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tahun depan turun, seiring dengan turunnya angka kemiskinan, meski kecendrungannya sulit terjadi.

Kepala Dinsos Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan, penerima PKH di Kota Palembang untuk di 2018 sebanyak 56 ribu, jumlah ini diprediksi 2019 turun seiring dengan turunnya angka kemiskinan.

“Semestinya turun, seiring dengan turunnya angka kemiskinan, karena hal ini sejalan,” katanya.

Namun demikian Heri menilai angka penerima PKH sulit untuk turun, karena faktor dari penerima itu sendiri. “Kencenderungannya, kalau sebelumnya sudah terima untuk seterusnya mau tetap terima, karena sangat jarang yang mengatakan tidak mampu, meksi sudah mampu,” jelasnya.

Mengenai sistem penyaluran dan peruntukkan PKH ini, Heri mengatakan menggunakan Bantuan Langsung Non Tunai (BLNT), sehingga bantuan akan langsung di transfer ke penerima setiap per triwulannya.

“Per tahun total bantuan ini sebesar Rp1.850.000,di bagi setiap triwulan di bagi dalam Rp500.000 dan pada triwulan akhir Rp350.000,” jelasnya.

Dari total penerima PKH ini di kali dengan jumlah dana yang disalurkan setiap bulannya, maka untuk Kota Palembang kuota dana PKH sebesar Rp103.600.000.000 selama satu tahun. “Dana bantuan PKH ini peruntukkannya tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari saja, tapi bisa juga untuk kebutuhan anak sekolah,” ujarnya. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.