Banner sumsel

Anggota Reskrim Pasar Kemis Terjaring OTT Polda Banten

JAKARTA,koranindonesia.Id-Oknum anggota Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang diamankan Polda Banten karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) dengan membantu tersangka tindak pidana dengan menerima uang Rp 40 juta.

Penangkapan anggota tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Banten AKBP Edy Sumardi yang menyatakan anggota yang ditangkap adalah AY bertugas di unit Reskrim Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Saat ini oknum tersebut sudah diamankan di Mapolda Banten untuk diperiksa.

“Iya sudah kami amankan anggota polisi pungli ini. Kami lakukan untuk giat operasi bersih-bersih penegakan hukum dalam rangka peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat,” ungkapnya kepada koranindonesia.Id, saat dikonfirmasi, di Serang, Sabtu (16/02/2019).

Penangkapan oknum polisi ini dilakukan, melalui informasi masyarakat bahwa diduga oknum tersebut membantu orang yang diduga dilaporkan sebagai pelaku tindak pidana, yang sedang dalam proses penyelidikan. Untuk itu, anggota Polda Banten menulusuri  laporan tersebut dan ternyata laporan itu benar dan pelaku pungli berhasil diamankan.

Sementara, Kabid Propam Polda Banten, AKBP Yulius Yulianto menjelaskan, perkara ini sedang didalami oleh kesatuannya. Pelaku sudah ditangkap di Mapolda Banten untuk dilakukan proses penyelidikan terkait penyalahgunaan wewenang.

“Saat dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) Polda Banten, uang hasil pungli ditemukan disimpan di dalam kardus di bawah meja ruang kerja oknum polisi tersebut. Jumlahnya sebanyak Rp 40 juta,” terangnya.

Dikatakannya bila nanti terbukti bahwa yang bersangkutan melakukan pelanggaran, maka akan dilakukan sanksi penindakan bahkan sampai dengan pemecatan melalui sidang kode etik profesi. Namun sebelumnya Polda Banten akan melakukan penyidikan untuk menentukan nasib oknum polisi ini.

“Kita tidak pandang bulu siapa yang melanggar kode etik pasti dihukum, siapa saja itu, termasuk saya bila melanggar tetap dihukum,” tandasnya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang diterima koran Indonesia.id penyalahgunaan wewenang diduga dilakukan oleh seorang anggota unit Reskrim Polsek Pasar Kemis, dengan  menerima uang hasil pungutan liar sebesar Rp40 juta dari membantu orang yang diduga dilaporkan sebagai pelaku tindak pidana, pada Kamis (14/02/2019), sekitar pukul 22.40 WIB.

Uang itu diduga diterima dari keluarga terduga pelaku berinisial S, yang pada awalnya diminta untuk pembebasan seorang pria berinisial M dengan angka sebesar Rp70 juta. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun itu, disepakati dengan nilai uang sebesar Rp40 juta. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.