Anggota MPR Hasil PAW Diminta Jaga Persatuan di Tahun Politik

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, mengajak anggota MPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk menjaga persatuan di tahun politik.

“Di tahun politik ini, tensi di masyarakat meningkat. Untuk itu tugas sebagai anggota MPR diharap seperti apa yang selama ini dilakukan oleh MPR yakni, melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal IKa. Sebagai anggota MPR tugas kita adalah menjaga persatuan dan kesatuan bangsa apalagi di tahun politik,” ujar Zulkifli dalam sambutannya, saat melantik sembilan PAW anggota MPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Bagi Zulkifli Hasan, soal calon presiden  boleh beda, soal partai politik juga bisa tak sama, agama, bahasa, dan suku pun beragam. Menanggapi perbedaan politik dan keragaman yang ada, dirinya mengajak semua untuk tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Pilihan politik boleh berbeda, tetapi merah putih tetap sama,” sebutnya.

Diharapkan, dalam Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif nanti, kompetisi yang terjadi layaknya pertandingan persahabatan (friendly match). “Yang kita hadapi teman dan sahabat sendiri, bukan orang lain,” paparnya.

Diungkapkannya pula, tujuan bangsa ini merdeka adalah bersatu tak membedakan asal usul, suku, bahasa, dan agama.

Di bagian lain Zulkifli mengingatkan visi MPR adalah menjadi rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila, dan kedaulatan rakyat. Dengan visi tersebut, sebagai anggota MPR harus senantiasa berperan aktif mengajak bersinergi bersama seluruh komponen bangsa dalam memperkokoh ideologi bangsa, mewujudkan kedaulatan rakyat, dan menegakan demokrasi konstitusional.

MPR merupakan lembaga perwakilan yang mengemban aspirasi rakyat dan daerah. Sebagai lembaga yang merepresentasikan keterwakilan rakyat dan daerah, idealnya dapat menjalankan perannya dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang senantiasa mengedepankan  nilai-nilai luhur bangsa.

Untuk itu menjadi kewajiban anggota MPR, wakil rakyat dan daerah, untuk mencurahkan seluruh perhatiannya mengawal agar bangsa yang beragam ini tetap damai dalam keberagaman, tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa dalam era globalisasi dan arus media massa yang mengalir begitu cepat, serta senantiasa berjuang untuk mewujudkan tercapainya tujuan bangsa sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945.

Kesembilan anggota baru MPR, yakni M Irwan Zulfikar dan Muhammad Hanafi dari Fraksi PAN; Salomo Parlindungan Hutabarat, Sumarjati Arjoso, Ahmad Yudhi Wahyuni, Faisal M Saragih, dan Steven Abraham, dari Fraksi Partai Gerindra; Nova Riyanti Yusuf dari Fraksi Demokrat, dan Lena Maryana dari Fraksi PPP.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.