Banner sumsel

AMPL Minta Dirut PDAM Lahat Dicopot

LAHAT,  koranindonesia.Id-Pengangkatan Cholil Mansyur yang tak lain adalah kakak kandung Bupati Lahat,  Marwan Mansyur,  SH MM, beberapa waktu lalu sebagai Dirut PDAM Tirta Lematang menuai polemik.  Aliansi Masyarakat Peduli Lahat (AMPL) menilai pengangkatan itu tidak saja melanggar aturan, tapi sarat dengan unsur nepotisme.

“Aturan Permenedagri No.2 tahun 2007 tentang organ kepegawaian pasal 4 ayat 1 huruf menjelaskan bahwa tidak terikat hubungan dengan kepala daerah atau dewan pengawas maupun direksi dalam derajat ketiga sampai garis lurus atau termasuk menantu dan ipar. Sementara ini kakak kandungnya,” ujar Sundan, perwakilan AMPL,  saat menyampaikan aspirasinya didepan kantor Pemkab Lahat,  Kamis (15/11/2018).

Selain itu dia juga menyoroti bahwa Direktur saat ini adalah mantan narapidana terkait kasus korupsi saat menjabat Kepala BPBD Lahat.  “Ini jelas menyalahi aturan PP no.54 tahun 2017 pasal 57 syarat menjadi Direksi itu harus tidak pernah dihukum, namun ini yang dilantik adalah mantan napi,” tegasnya.

Sundan juga menilai dari segi usia Cholil Mansyur sudah tidak layak karena faktor usia sudah lewat. Tidak itu saja dia juga menilai kredibilitas pihak Sekda, Bappeda dan PU Cipta Karya selaku pihak penguji kelayakan dan kepatutan. “Kami pertanyakan kredibilitas para penguji tersebut saat Fit and Proper Test dilakukan,” terang Sundan Wijaya.

Untuk itu,  Sundan mendesak Pemkab Lahat kembali menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik,  dan tidak melakukan korupsi,  kolusi dan nepotisme (KKN).  Mendesak Kejari Lahat untuk melaksanakan asas hukum persamaan dihadapan hukum dalam mengusut tindakan KKN yang dilakukan Bupati Lahat.

“Mendesak DPRD Lahat untuk melaksanakan fungsinya dengan terbuka dan tanpa didasari oleh kepentingan pribadi dan kelompok serta mengeluarkan aksi tegas kepada Bupati Lahat perihal pengangkatan kakak kandungnya sebagai Dirut PDAM Lahat, “ujarnya.

Aksi sendiri disampaikan AMPL ditiga titik. Depan Kantor DPRD Lahat,  Pemda Lahat dan Kejaksaan Negeri Lahat.

“Saat ini sedang kita koordinasikan termasuk dengan Kejaksaan terkait pengangkatan Bapak Cholil Mansyur, sejalan dengan yang kawan-kawan AMPL sampaikan.  Kita sedang koordinasikan seperti apa kelanjutanya. Dan aspirasi akan disampaikan, “ujar Asisten I,  Pemkab Lahat,  Ramsi,  SIP,  saat menanggapi massa yang menggelar aksi. (Sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.