Amankan Pilkada Serentak di Sumsel, Kodam Siapkan 8.532 Personel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Untuk menjamin keamanan pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), jajaran Kodam II/Sriwijaya (Swj) memastikan akan memback-up penuh pihak kepolisian dalam mengamankan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Dari lima Polda yang ada di wilayah Kodam II/Swj, secara umum menurut Panglima Kodam II/Swj MayjenTNI AM Putranto, pihaknya siap memback-up penuh tugas kepolisian mengamankan proses demokrasi yang akan berlangsung.

“Kita pastikan akan memback-up penuh masalah pengaman pelaksaan Pilkada Serentak, 27 Juni 2018, besok,” kata Pangdam usai mengikuti rapat koordinasi pengamanan jelang Pilkada Serentak di wilayah Sumsel bertempat di Mapolda Sumsel, hari ini, Selasa (26/6/2018).

Untuk membantu pihak kepolisian mengamankan jalannya kontestasi politik tingkat provinsi dan sejumlah kabupaten/kota di Sumsel itu masih menurut AM Putranto, pihaknya telah menyiapkan 8.532 personel yang akan disebar di masing masing wilayah untuk ikut mengamankan Pilkada Serentak 2018.

Dijelaskannya, khusus floating yang diminta langsung oleh Kapolda Sumsel, pihaknya menurunkan 300 personel untuk ditempatkan di Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Sumsel, di Kabupaten Empatlawang, karena dinilai sebagai salah satu wilayah yang menggelar Pilkada Bupati dan Wakil Bupati, yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Harapan kami tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena saya lihat situasinya cukup kondusif hingga saat ini. Kemudian masing-masing Satuan Setingkat Pleton (SST) yang ada, saya perintahkan untuk berkomunikasi dengan tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Empatlawang,” papar Pangdam II/Swj.

Terkait dengan netralitas personel TNI AD, Pangdam II/Swj berulangkali memastikan, bahwa netralitas bagi personel TNI itu adalah, bekerja untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu bangsa dan negara.

Secara umum dari penekanan Panglima TNI dan Kasad menurutnya sudah jelas, bahwa pihaknya melakukan secara profesional dan netralitas menjadi prioritas utama untuk segenap TNI.

“Dan saya sudah berkeliling, untuk meyakinkan kepada seluruh prajurit untuk melakukan yang terbaik, dengan hati tentunya,” tandasnya.(win)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.