Banner sumsel

Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru, 94.946 Personel Disiagakan

JAKARTA, koranindonesia.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan sebanyak 94.946 personel, pada pelaksanaan Operasi Lilin menyambut Natal dan Tahun Baru 2019. Polri menyebut, ada 13 wilayah yang masuk dalam prioritas pengamanan.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, salah satu pointer Kepala Polri (Kapolri) dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin ini, adalah pengerahan 94.946 personel, dengan skala prioritas pada 13 Kepolisian Daerah (Polda), yang dianggap memiliki potensi kerawanan cukup tinggi dalam berbagai aspek kejahatan.

“Kami akan memanfaatkan 13 Polda tersebut untuk istruksikan kepada bawahannya untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru,” katanya kepada wartawan usai menjelaskan hasil rapat analisa dan evaluasi (Anev) Kapolri Jenderal Tito Karnavian, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Dedi mengungkapkan, kejahatan yang dimaksud adalah kejahatan konvensional dan transnasional. Dalam kategori kejahatan transnasional, keamanan khusus penyelundupan narkoba dan terorisme menjadi perhatian pengamanan.

Diakui Dedi, khusus narkoba polisi akan memperkuat pengamanan pintu masuk dan keluar orang maupun barang dari luar negeri, termasuk memperkuat keberadaan anggota Polri dan TNI untuk melakukan pemantauan di wilayah perbatasan, baik perbatasan laut maupun darat.

“Untuk darat, khususnya di wilayah Kalimantan, adalah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Ini merupakan daerah yang kami anggap merah terhadap penyelundupan narkoba,” terangnya

Sementara itu, untuk wilayah rawan masuknya narkoba via jalur laut antara lain Aceh, Riau dan Kepulauan Riau. Sebab daerah ini merupakan garis pantai yang tidak semua bisa dipantau, sangat panjang dari mulai Sabang sampai ke bawah. Dedi memastikan, pengamanan di pelabuhan akan dipertebal untuk mengantisipasi masuknya narkoba.

“Baik pelabuhan resmi maupun pelabuhan tikus, kita pantau sehingga mampu mengetahui jaringan narkoba masuk saat Natal dan Tahun baru 2019,” tandasnya.

(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.