Banner sumsel

Akibat Macet Satlantas Polres OKU Temukan Dua Kakak Beradik Nyaris Pingsan, Begini Ceritanya

BATURAJA, koranindonesia. Id – Kemacetan parah di jalan Cor Beton Kecamatan Baturaja Barat dampak dari pengalihan arus tak hanya membuat susah para pengendara.  Namun,  imbasnya juga dialami warga sekitar yang tak bisa menaiki kendaraan umum atau bersepeda motor.
Seperti yang dialami dua kakak beradik yang belum diketahui identitasnya yang harus rela berjalan kaki menggendong adiknya sekitar umur dua tahun menuju ke pasar induk Batu Kuning pada Selasa sore. Namun,  saat perjalan keduanya  kelelahan hingga nyaris pingsan ditengah kemacetan.
Beruntung satlantas Polres OKU yang tak sengaja menemukan kedua anak itu saat pengaturan arus dari pohak Satlantas.
“Ia benar tadi kakanya kebingungan sementara sang adik tertidur,  kita temukan mereka dengan kondisi sangat kelelahan, “ucap Kanit Turjawali Aipda Andi saat dihubungi Selasa sore (2/7/2019).
Menurut pengakuan mereka kata Aipda Andi hendak menuju pasar dari rumahnya yang berada di kawasan Talang Aman.
“Kami spontan menolong sampai saat kondisi macet parah. Mereka hendak le pasar menemui ibunya yang berjualan, “jelas Aipda Andi.
Lebih jauh dikatakannya,  memang dampak pengalihan arus akibat putusnya jembatan di perbatasan Mesuji dan Lampung membuat jalan dikawasan OKU padat.  Pengalihan arus salah satu tujuan pihaknya untuk mengurai kemacetan termasuk yang hendak menuju ke Palembang.
“Tentu ini merugikan, kita belum tau pasti akan normal.  Kita berharao pengendara tetap tertib aturan, “singkatnya. (tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.