Banner sumsel

Akibat Banjir Warga  Bawa Jenazah Pakai Sampan

Baturaja, koranindonesia. Id  – Banjir yang melanda desa Kepayang Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), membuat warga kesulitan untuk beraktifitas salah satunya saat masyarakat hendak mengantarkan jenazah salah satu warga menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat harus menggunaka sampan.
Informasi yang diterima, almarhum bernama Jaimi (55) warga desa Kepayang Dalam Kecamatan Peninjauan. Ia meninggal lantaran sakit yang diderita.
Jumairi warga setempat mengemukakan,  warga yang hendak memakamkan almarhum harus menggunakan perahu sampan menuju TPU yang jaraknya mencapai kurang lebih 4 kilometer dari rumah almarhum.
“Meninggalnya tadi pagi saat air masih menggenangi rumah.  Jadi kami bersama warga harus menggunakan oerahu untuk menuju makam, “ucqp Jumairi saat dihubungi portal ini Sabtu (27/4/2019).
Akibatnya kata dia,  warga kesulitan untuk mengangkat keranda sehingga harus menggunakan perahu dengan dua orang penumpang serta keranda jenazah.
Jumairi menceritakan jika air yang melanda pemukiman merupakan banjir musiman yang terjadi setiap tahun.  Hal itu disebabkan meluapnya sungai Ogan. Belum ada bantuan dari pemerintah setempat.
“Saat ini air masih menggenangi pemukiman kami memang sudah mulai surut tapi jika malam ini hujan tidak menutup kemungkinan air akan membanjiri pemukiman kami lagi, “jelasnya.
Imformasi yang berhasil dihimpun,  air menggenagi perumahan warga mencapai 1 meter lebih. Rumah warga banyak terendam. Masyarajat setempat tidak bisa beraktifitas hanya perahu alat transportasi warga saat ini.
“Kalau bantuan belum ada,”ucapnya. (tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.