Banner sumsel

Akhir November, Pemkot Palembang Nikahkan Ratusan Pasutri

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menggelar Nikah Massal pada akhir November mendatang. Tak seperti tahun lalu, tahun ini ada sebanyak 100 peserta yang mengikuti prosesi Nikah Massal yang rencananya akan dihelat di Kambang Iwak (KI), Palembang tersebut.

Kepala Bagian Kesejateraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palembang, Riza Pahlevi mengatakan, sekitar 200 pasangan suami istri (pasutri) yang mengajukan untuk ikut Nikah Massal ini, namun setelah sidang isbat dipastikan hanya separuhnya, atau sebanyak 100 pasangan yang lolos.

“Kegiatan ini akan dilakukan di Kambang Iwak dan buku nikah nantinya juga akan dibagikan secara serentak,” ujarnya, Kamis (25/10/2018).

Ditambahkannya, peserta Nikah Massal yang tidak lolos sidang isbat karena tidak bisa menunjukan bukti cerai dengan isteri pertamanya. “Kebanyakan peserta berusia di bawah 50 tahun, dan ada juga yang masih berstatus bujang dan gadis,” jelasnya.

Ia mengatakan, selain bujang dan gadis peserta juga adalah pasangan yang telah menikah tetapi belum memiliki buku nikah. Maka, sebelumnya pasangan ini harus mengikuti sidang isbat terlebih dahulu di Pengadilan Agama.

“Sidang ini dilakukan untuk mendapatkan buku nikah karena sebelumnya pasangan tersebut tidak menikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) sehingga tidak tercatat,” terangnya.

Dikatakannya, Pemkot pun sudah menyiapkan beberapa fasilitas kepada peserta yang mengikuti Nikah Massal ini nantinya.

“Berkaca dari tahun lalu jika tidak ada perubahan, sebelumnya pemkot memberikan dan untuk sewa pakaian, make up dan ongkos transport para keluarga pasangan pengantin. Selain itu biasanya, ada juga sponsor dari bank dan hotel,” pungkasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.