Bhintan Shalawat

Akbar Terkena Peluru Nyasar Saat Hendak Cari Adik

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sebutir peluru hingga kini masih bersarang di dada sebelah kiri Muhammad Akbar Tanjung (17) lantaran diduga terkena peluru nyasar saat razia Badan Narkotika Nasional (BNN) di eks lokalisasi Teratai Putih, Kecamatan Sukarami, Palembang Sumatera Selatan.

Akbar yang masih dalam kondisi tangan memakai infus, serta hidung dipasang oksigen mengaku, malam nahas itu ia sedang keluar rumah untuk mencari keberadaan Adi (13) yang merupakan adiknya. “Malam itu dengar mau ada razia, adik saya keluar. Mau cari adik takut nanti salah sasaran,” kata Akbar, saat ditemui di Rumah Sakit Myria Palembang, Jumat (1/3/2019).

Dilanjutkan Akbar, hanya berjarak beberapa meter dari rumah ia mendengar letusan senjata api secara bertubi-tubi. Tanpa disadari, satu peluru ternyata mengenai pemuda ini. Sembari memegang baju dengan kondisi berlumuran darah, Akbar langsung berlari menuju ke rumah dan masuk ke dalam kamar.

“Tembakannya begitu banyak, langsung pegang dada ternyata kena (tembak). Saya pulang dan masuk kamar belum bilang sama ibu,” ujarnya.

Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, kondisi Akbar makin kritis. Reni Anggraini (16) adik Akbar pun terkejut melihat kondisi kakaknya itu sudah berlumuran darah. “Kamar itu lampunya dimatikan. Terus Akbar teriak, Ma Akbar kena tembak. Saya hidupkan lampu mulutnya sudah keluar busa dadanya bedarah langsung kami bawa ke rumah sakit,” kata dia.

(ram)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.