Agar Potensi Konflik Tak Makin Rumit, Nurdin Basirun Ingin Rempang Galang Segera Rampung

BATAM, koranindonesia.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun menyambut baik keseriusan pemerintah pusat, dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Batam. Awal pekan ini, persoalan Rempang Galang mendapat perhatian serius pusat. Pemerintah ingin kawasan ini segera dimanfaatkan.

“Kami ingin segera diselesaikan. Kawasan ini punya potensi besar untuk meningkatkan ekonomi. Semakin lama terbiar, makin banyak masalahnya nanti,” kata Nurdin usai menghadiri Rakor Permasalahan Kejelasan Status Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Pulau Rempang dan Galang, Kota Batam, Kepri, di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Selasa (9/4), kemarin.

Rapat ini dipimpin langsung Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Carlo B. Tewu. Selain Nurdin hadir juga Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad. Menurut Nurdin, inti rapat ini memang untuk menuntaskan masalah Rempang dan Galang. Pemprov diminta ikut menginvetarisir permasalahan guna segera diselesaikan.

Dalam Ratas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu, kata Nurdin, pihaknya memang mengusulkan Rempang dan Galang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Selain Rempang Galang, Galang Batang yang juga diusulkan pada saat bersamaan sudah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. “Kalau pengelolaan dan pemanfaatannya jelas, kawasan ini akan meningkatkan investasi untuk membuka banyak lapangan kerja,” imbuh Nurdin pula.

Nurdin menyebutkan, Presiden Jokowi saat ke Batam akhir pekan lalu, juga sudah dilaporkan soal Rempang Galang ini. Karena itu, Nurdin menyambut baik respon cepat Jakarta terkait persoalan ini.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan dalam tiga bulan ke depan, persoalan Kampung Tua di Batam akan selesai. Demikian juga rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan, langsung dijanjikan Jokowi.

Nurdin, yang langsung kembali ke Batam untuk ke Tanjungbatu, mengajak pemangku kepentingan di Kepri untuk bersama-sama mendukung penyelesaian Rempang Galang. “Kita ingin cepat. Kami daerah siap mendukung. Supaya potensi konflik tidak semakin rumit,” pungkas Nurdin.

(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.