Banner sumsel

Agar Berdaya Saing, KTM Butuh Perhatian Pusat

LAHAT, koranindonesia.id – Untuk terciptanya kawasan transmigrasi yang mandiri dan berdaya saing, peran serta pemerintah pusat, sangat dibutuhkan. Sehingga kawasan tersebut bisa maju berkembang, dan masyarakatnya menjadi sejahtera.

“Seperti kawasan trasmigrasi Keban Agung, yang berlokasi di Kecamatan Kikim Selatan, Lahat. Data Disnakertrans Lahat menunjukkan, usai dibangun sejak tahun 2015 lalu, kini sudah lebih 70 Kepala Keluarga berada dalam kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Keban Agung tersebut,” kata Wakil Bupati Lahat Haryanto, dalam kegiatan  Focus Group Discussion dan pengumpulan data sekunder, kawasan Transmigrasi Keban Agung, Rabu (10/4/2019).

Meskipun begitu, mantan Sekda Lahat ini menambahkan, perkembangan kawasan transmigrasi Keban Agung, mulai menggairahkan. Dari 1 hektar lahan yang diberikan, seperempat hektar untuk perkarangan, 3,4 hektar dijadikan lahan usaha. Dengan mayoritas dijadikan lahan pertanian. “Insya allah, jika ada dukungan dari pemerintah pusat. Ditahun 2020 nanti, KTM itu bisa menjadi kawasan berdaya saing,” sampainya.

Sementara itu, Dia Eka Puspa Ningrum, perwakilan Dirjen Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi, Kementrian Desa menuturkan, Lahat merupakan satu dari 120 kawasan daerah tramsmigrasi di Indonesia. Jadi ada lima hal yang perlu diukur. Diantaranya ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan, dan sarana prasarana.

“Lima dimensi ini harus diukur perkembangannya. Agar terlihat peningkatan kesejahteraan, juga untuk mengetahui pembangunan kawasan ini tepat sasaran atau tidak. Jangan sampai setelah 30 tahun, baru mau berdaya saing,” terang dia.

(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.