Banner sumsel

Adiknya Dilaporkan ke Polisi Kasus Narkoba, Kakak Habisi Nyawa Tetangga

PALEMBANG, koranindonesia.id – Persembunyian Mahidin (41) warga Jalan Kerangan Tengah, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, akhirnya diketahui Tim Gabungan Reskrim, Unit Tekab 134 dan Unit Pidum Polresta Palembang, saat berada di rumah saudaranya di Kecamatan Muntok, Provinsi Bangka Belitung, pada Minggu (12/5) sore.

Tak ingin buruannya hilang, polisi langsung mengepung, persembunyian tersangka pembunuhan terhadap korban Ramli Hasan Basri (21), warga Jalan HM Riyacudu, Lorong Sabar, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang pada November 2018 lalu.

Kepada petugas, tersangka yang memiliki lima orang anak ini mengaku dendam akan ulah korban yang telah mengadukan adiknya ke polisi, dalam kasus narkoba. “Saya kesal pak. Lalu, saya tusuk menggunakan pisau. Tidak begitu lama, saya mendengar kabarnya meninggal dunia. Lantas, terpikir untuk pindah ke Bangka,” jelas residivis Rutan Pakjo pada 1994 silam, dalam kasus pembunuhan yang divonis sembilan tahun ini, kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

(FOTO/IST)

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIk melalui Wakasat Reskrim AKP Ginanjar Alya Sukmana, membenarkan penangkapan tersangka berlangsung di kepulauan Bangka.

“Sebelumnya kita bekerja sama dengan Polsek Muntok Polres Langkat untuk menyelidiki keberadaan tersangka. Motifnya, dendam, korban mengadukan adiknya ke polisi dalam kasus narkoba. Lalu, dia menusuknya. Dari sana, sejumlah barang bukti sudah kita amankan, diantaranya satu bilah senjata tajam jenis pisau, yang digunakan tersangka dalam mengeksekusi korbannya,” jelas Ginnjar.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.