Banner sumsel

Adik Ditembak Polisi, Umar Hasan Menyerahkan Diri ke Polda

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Satu bulan sang adik ditangkap serta harus mendapat tindakan tegas dan menderita luka tembak, Umar Hasan alias Acan (37) menyerahkan diri ke Polda Sumsel, Selasa (15/10/2019).

Umar diburu aparat karena terlibat aksi pengeroyokan bersama adiknya, Heru Anggara yang menewaskan korban Mustopa di Desa Bubusan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada 28 Juni 2017 silam.

“Saya pikir setelah kejadian itu tidak ada proses hukum lagi. Karena saya tidak mengerti hukum, kejadiannya juga sudah dua tahun lalu, antara kami dengan korban masih keluarga, dan kami sudah berdamai,” kata Umar saat diamankan ruang Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Tersangka mengaku setelah kejadian pengeroyokan tersebut dirinya tetap menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai pedagang di Desa Air Hitam tempat nya tinggal. “Waktu kejadian, dia (korban-red) saya bacok di kepala karena saya melihat dia menusuk adik saya hingga terguling. Kalau persoalannya sepele, saya menegur dia, jadi dia marah,” jelasnya.

Pasca korban dinyatakan meninggal, Umar mengaku sudah empat kali merasa didatangi arwah almarhum melalui mimpi. “Yang pertama saya mimpi empat hari sebelum korban meninggal, dalam mimpi itu korban hendak mencekik leher saya,” tuturnya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yudhi Suhariyadi melalui Panit I Iptu Najamudin mengatakan Umar Hasan alias Acan merupakan salah satu pelaku pengeroyokan di Kabupaten OKI hingga korban Mustopa meninggal dunia.

“Setelah kami imbau melalui keluarganya, hari ini tersangka Umar Hasan diantar keluarganya menyerahkan diri ke Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda,” bebernya.

Sementara itu, pada 4 September lalu Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel telah menangkap tersangka Heru Anggara yang merupakan adik kandung tersangka Umar Hasan. “Kedua pelaku merupakan kakak adik, untuk motif dari pengeroyokan itu didasari kesalahpahaman,” tandasnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.