Banner sumsel

Adi Ditikam Saat Sedang Makan di Depan Pos Jaga Malam

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Nyawa Adi Asron melayang setelah dua luka tusuk oleh tersangka Heru Priatna (23) menghujam di tubuhnya saat sedang makan nasi bungkus di depan Pos Jaga Perum Griya Poly, Jalan Lunjuk Jaya, Kelurahan Lorok Pakjo.

Atas peristiwa pembunuhan yang terjadi pada 10 Agustus lalu itu, jajaran Unit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang menggelar rekonstruksi yang digelar di halaman Mapolsek IB I Palembang diperankan langsung oleh tersangka dengan memperagakan 12 adegan, Minggu (8/9).

Adegan pertama terlihat tersangka datang ke pos jaga dengan maksud menumpang beristirahat dan selang beberapa lama datang korban yang langsung mengusir dan menganiaya tersangka, namun Heru masih berada di dalam pos.

Kemudian korban keluar dari pos menemui saksi Taufik dan menyuruh saksi membeli nasi bungkus, lalu saksi kembali mengantarkan nasi dan korban langsung memakan nasi bungkus tersebut di depan pos jaga.

Tanpa diduga, pelaku yang masih kesal, mengambil pisau yang tergeletak di atas tempat tidur di dalam pos, lalu keluar dan langsung menusuk dada kiri korban dari arah belakang. Mendapat serangan tiba-tiba, korban berusaha menghindar, namun pelaku masih tetap mengejar hingga kembali menghunuskan pisau dan mengenai rusuk kiri korban.

Mendapat dua luka tusuk di tubuhnya, korban langsung terkapar bersimbah darah dan tersangka hanya berdiri sambil memegang pisau di dekat korban dan hal itu dilihat oleh saksi Darman, namun saksi tak berani mendekat karena tersangka memegang pisau. Hingga tersangka ditangkap saksi Edi bersama warga saat berusaha kabur dan membuang sebilah pisau yang dipakai melukai korban.

Kapolsek IB I Palembang Kompol Masnoni menjelaskan, pembunuhan ini merupakan tindakan seketika, tanpa ada perencanaan. Karena saat itu tersangka yang menumpang beristirahat di pos jaga tersebut merasa emosi dengan korban yang sudah melakukan penganiayaan terhadap dirinya dan atas perbuatannya tersangka akan dijerat Pasal 338 KUHP tenyang pembunuhan.

“Rekonstruksi ini digelar agar penyidik mendapat gambaran tentang peristiwa sebenarnya dan selanjutnya setelah berkas dilengkapi, perkara ini akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk masuk tahap penuntutan,” kata Kapolsek.

Sementara itu tersangka Heru yang merupakan warga Jalan DI Panjaitan, Gang Prabu, Kecamatan Plaju Palembang ini mengaku datang ke lokasi kejadian karena kebetulan melintas dan hanya untuk menumpang beristirahat karena kelelahan berkeliling mencari pekerjaan.

“Aku numpang tidur di pos itu, tiba-tiba dia (korban) datang langsung memukuli aku. Lalu aku ambil pisau yang ada di ranjang, langsung aku tusuk dari belakang,” ucap Heru yang mengaku tak mengenal korban. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.