Banner sumsel

Ada Napi Dikeroyok di Mobil Tahanan, Ini Tanggapan Kakanwil Kemenkumham Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Menanggapi adanya pengeroyokan sesama warga binaan Rutan Pakjo di dalam mobil tahanan saat melintas di Jalan Angkatan 45 Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, membuat Kakanwil Kemenkumham Sumatra Selatan, Sudirman D Hury, angkat bicara.

“Setelah saya cek ke Kepala Rutan, ternyata mereka sebelumnya sudah berkelahi, sehingga Ka Rutan putuskan untuk memisah kamar warga binaan ini, satu di blok A dan satu lagi di blok C. Tidak disangka, Rabu (17/10) pukul 17.00 WIB, keributan ini terulang lagi dan mereka sudah saling lapor,” jelas Sudirman, kepada koranindonesia.id, ketika dikonfirmasi, Kamis (18/10/2018) malam.

Ditambahkan Sudirman, sebelumnya pihak rutan sudah memberitahukan untuk tidak menyatukan kedua warga binaan ini dalam sidang.

“Namun, berhubung pulang sidang kesorean, maka pihak kejaksaan menyatukan mereka. Dalam perjalanan, tahanan atasnama Sugianto menyebarkan kata – kata bahwa Doris ‘cepu polisi’ akhirnya terjadi pengeroyokan di dalam mobil sel kejaksaan. Sampai di Rutan, Sugianto langsung kita amankan ke dalam sel tahanan, sedangkan Doris, kita kembalikan ke kamarnya semula. Keluarga korban juga sudah ditengahi oleh Ka Rutan,” tandas Sudirman.

Seperti diberitakan sebelumnya, Doris (38) dikeroyok sesama warga binaan Lapas Pakjo, Sugianto (35) saat di dalam mobil tahanan kejaksaan, yang melintas di Jalan Angkatan 45 Kecamatan Ilir Barat I, Rabu (17/10) pukul 17.00 WIB. Pengeroyokan yang dilatari sebutan ‘cepu polisi’ membuat korban memar di pelipis kanan, telinga kiri dan kanan, kepala, perut dan lengan.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.