Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Ada Lonjakan Impor Baja, KPPI Perpanjang Penyelidikan Safeguards

Jakarta,koranindonesia.id-Impor produk I dan H section dari baja paduan lainnya tercatat mengalami lonjakan terhitung mulai 2 Februari 2021. Hal ini kemudian dilaporkan PT Gunung Raja Paksi, Tbk sebagai penghasil produk I dan H section dari baja paduan lainnya pada 7 Januari 2021 lalu ke Kementerian Perdagangan, melalui Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).

Laporan ini langsung ditindaklanjuti KPPI dengan melakukan perpanjangan penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (safeguards).

Produk I dan H section dari baja paduan lainnya terdiri dari dua nomor Harmonized System (HS) 8 digit, yaitu Ex.7228.70.10 dan Ex. 7228.70.90. Uraian dan nomor HS tersebut sesuai dengan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) tahun 2017.

“Dari bukti awal permohonan yang diajukan PT Gunung Raja Paksi, KPPI menemukan adanya lonjakan jumlah impor produk I dan H section dari baja paduan lainnya. Selain itu, terdapat indikasi awal mengenai kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri sebagai akibat lonjakan impor tersebut,” ujar Ketua KPPI Mardjoko dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Menurut Mardjoko, kerugian serius atau ancaman kerugian serius tersebut terlihat dari beberapa indikator kinerja industri dalam negeri pada 2017—2020.

Indikator tersebut, antara lain penurunan keuntungan secara terus menerus yang diakibatkan dari menurunnya volume produksi dan volume penjualan domestik, menurunnya kapasitas terpakai, berkurangnya jumlah tenaga kerja, serta menurunnya pangsa pasar industri dalam negeri di pasar domestik.

“KPPI mengundang semua pihak yang berkepentingan untuk mendaftar sebagai pihak-pihak yang berkepentingan (interested parties) selambat-lambatnya 15 hari sejak tanggal pengumuman ini,” kata Mardjoko.

Permintaan informasi lainnya terkait perpanjangan penyelidikan bisa disampaikan secara tertulis kepada: Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.