Banner sumsel

Aceh Barat Diguncang Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

JAKARTA, koranindonesia.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (16/10) pagi, melaporkan telah terjadi gempa bumi di baratdaya Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Gempa terjadi dengan magnitudo 5,4 terjadi di kedalaman 25 km dengan pusat gempa pada koordinat 95,76? BT dan 3,91? LU. PVMBG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mewaspadai terjadinya gempa susulan yang energinya diperkirakan lebih kecil.

“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi pada hari ini, Senin, 15 Oktober 2018, pukul 23:26 WIB. Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 95,76? BT dan 3,91? LU, dengan magnitudo 5,4 pada kedalaman 25 km, berjarak 74 km baratdaya Kabupaten Aceh Barat, Aceh,” ujar Kepala PVMBG Kasbani, dilansir esdm.go.id, Selasa (16/10/2018).

Kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi adalah wilayah pantai barat Aceh dan bagian utara Pulau Simeulue.

Wilayah pesisir barat Aceh didominasi oleh batuan sedimen Kuarter. Pulau Simelue disusun oleh batuan sedimen dan batuan karbonat berumur Tersier serta batuan berumur Pra Tersier, dimana sebagian batuan telah mengalami pelapukan.

“Batuan yang telah mengalami pelapukan tersebut bersifat urai, lepas, belum kompak sehingga bersifat memperkuat efek guncangan gempa bumi,” imbuh Kasbani.

Mengenai penyebab gempa bumi, Kasbani menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Dampak intensitas guncangan gempa bumi terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi, kemudian intensitasnya semakin melemah seiring bertambahnya jarak dengan pusat gempa bumi.

Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Banda Aceh dan Nagan Raya dengan intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity). Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.

PVMBG meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.