Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

18 Anggota Terpapar Covid-19, Sekjen DPR RI Pastikan Tidak Lakukan Penutupan Gedung

JAKARTA, koranindonesia.id – Sekjen DPR Indra Iskandar memastikan Gedung DPR RI tidak akan ditutup atau lockdown meski sudah terkonfirmasi 18 anggota DPR RI dan 40 staf ahli dilaporkan positif virus Corona (COVID-19).

Menurutnya, DPR bakal melakukan penertiban berdasarkan urgensi, fleksibilitas terkait dengan pelayanan dewan.
“Nggak, kita nggak menyebutnya lockdown tapi kita melakukan penertiban berdasarkan urgensi, fleksibilitas terkait dengan pelayanan dewan. Selebihnya kegiatan, aktivitas dilakukan dengan work from home (WFH),” tegas Indra di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2020).
Ia mengaku sudah melaporkan kepada pimpinan DPR berkaitan dengan mengantisipasi bertambahnya penularan Covid-19 dan sudah disikapi oleh pimpinan DPR untuk seterusnya dibawa ke Bamus. Karena itu, DPR akan melakukan seluruh penyemprotan disinfektan pada ruangan-ruang fraksi serta ruangan alat kelengkapan dewan (AKD) disetiap sore hari.

“Kita semua akan lakukan itu dan kami dalam waktu dekat minggu depan kami akan menertibkan semua tamu-tamu lalu lalang yang tanpa ada keperluan tidak diperbolehkan dan hanya pejabat eselon satu dua dan tiga dan empat yang berkewajiban untuk masuk selebihnya pekerjaan dilakukan dengan wfh,” ujarnya.
“Kami selalu mendasari agar aspek layanan pekerjaan yang harus harus dilaksanakan tetap menjadi prioritas. Tapi eselon satu dua tiga dan empat itu tetap memiliki kewajiban melalukan pekerjaan di kantor,” imbuhnya.
Sementara, lanjut Indra, untuk penanggung jawab satgas Covid-19 DPR akan memonitor selama 24 jam semua yang terindikasi dan melaporkan masalahnya berkaitan dengan covid-19 ke unit pelayanan kesahatan.

“Kalau anggota itu kan sudah ditanggung dalam jaminan kesehatan oleh negara kalau anggota atau pegawai itu, siapa yang terindikasi berdasarkan tracing kami, kami swab,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengelola menutup gedung tempat berkantornya 18 anggota DPR RI yang sudah terkonfirmasi terpapar Covid-19. Penutupan dilakukan untuk mensterilisasi kawasan itu demi menghindari penularan yang lebih luas.
Penutupan gedung selama tiga hari ini juga telah diamanatkan Anies Baswedan dalam peraturan Gubernur (Pergub) nomor 88 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan gubernur nomor 33 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar dalam menangani Covid-19 di DKI Jakarta.
“Ketentuannya bahwa ketika ada kasus positif, maka di tempat itu kegiatan harus dihentikan selama 3 hari. Itu ketentuan yang harus dilaksanakan,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta Rabu (7/10/2020). (Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.