93,17% Pulih, 9.000 Lebih Warga Bengkulu Kembali Nikmati Listrik

JAKARTA, koranindonesia.id – Tim Inspektur Ketenagalistrikan (IK) Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM yang diturunkan pascabencana banjir bandang di Bengkulu mencatat, 9.232 pelanggan listrik di Bengkulu kini, kembali menikmati pasokan listrik PT. PLN (Persero) yang sempat terputus sejak banjir yang melanda akhir bulan lalu.

Hal ini tak lepas dari upaya Kementerian ESDM bersama PLN, dibantu 30 pesonel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim Bengkulu Tengah, yang berupaya memulihkan beberapa jaringan infrastruktur yang sempat mengalami kerusakan. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, berdasar laporan Tim IK di lapangan, pemulihan keseluruhan di Bengkulu sudah mencapai 93,17% hingga hari ini, 2 Mei 2019. Dari jumlah itu, sebanyak 149 gardu distribusi telah berhasil dinormalkan kembali. “Tinggal beberapa titik lokasi yang menjadi target kami agar masyarakat sesegara mungkin mendapatkan pasokan listrik lagi. Kurang lebih tinggal 612 pelanggan yang perlu kita kejar untuk diselesaikan,” kata Agung dilansir esdm.go.id, Kamis (2/5/2019).

Agung menambahkan, sebanyak 61 tiang Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sekaligus tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR) dan sepanjang 3,08 kms JTM juga telah selesai diperbaiki. Tinggal menyisakan dua penyulang yang sedang dalam tahap perbaikan.

Pemulihan ini juga didukung bantuan Babinsa Kodim Bengkulu Tengah yang mengerahkan 30 orang personelnya untuk terlibat dalam kegiatan pemulihan listrik di delapan titik lokasi Desa Pagar Jati Bengkulu. “Kami bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk membantu penarikan kabel JTM yang banyak tertimpa pohon dan material longsor,” ujar anggota Babinsa Yanuar.

Upaya percepatan penerangan ini pun disambut hangat oleh warga Desa Pagar Jati. Mereka pun kini kembali dapat menjalankan aktivitas sehari-hari setelah listrik padam usai bencana. “Alhamdulillah terima kasih kami ucapkan banyak terima kasih kepada PLN, yang mana PLN telah bekerja keras semaksimal mungkin dalam satu hari ini sehingga kami dapat menikmati penerangan kembali,” ujar Elvina.

Sementara itu, Executive Vice President PLN I Made Suprateka mengutarakan, pihaknya telah menargetkan penyelesaian proses pemulihan listrik pada sore hari ini. “Diprediksi jika semuanya lancar, sore ini proses recovery akan selesai 100%,” ungkap Made.

Saat ini, imbuh Made, ada empat titik wilayah terdampak yang belum bisa dilalui, yakni di Desa Taba Durian Sebakul dan Desa Delang Talang Ambing, Kecamatan Mrigi Klindang, Kabupaten Benteng, dan Desa Air Pahlawan serta Desa Muara Dua, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Pemerintah mengutus inspektur ketenagalistrikan untuk terus memantau perkembangan proses pemulihan listrik di Bengkulu. “Kami akan memonitor langsung melalui inspektur ketenagalistrikan agar masyarakat mendapatkan akses listrik untuk aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.