71 Menit Kerja Keras, Marcus/Kevin Harus Puas Jadi Runner-up

BIRMINGHAM, koranindonesia.id — Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo harus menelan pil pahit setelah tumbang pada babak final All England Open 2020.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo melakoni laga sengit ketika menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang) pada final All England Open 2020.

Bertanding di Arena Birmingham, Inggris, Marcus/Kevin takluk dari usai menjalani laga ketat selama 71 menit dengan skor 18-21, 21-12, 19-21.

Marcus/Kevin belum dapat memutus tren buruk dengan menelan enam kali kekalahan beruntun dari pasangan Jepang tersebut.

Pasangan Jepang tersebut langsung membuka angka terlebih dahulu setelah pengembalian dari Kevin Sanjaya Sukamuljo membentur net.

Marcus/Kevin meraih angka pertamanya setelah pukulan yang dilesakkan oleh Yuta Watanabe juga menyangkut di net.

Pertandingan kian memanas tatkala pasangan berjulukan Minions tersebut mampu menyamakan kedudukan untuk pertama kalinya pada gim pertama.

Momentum berhasil diraih oleh Marcus/Kevin di mana mereka unggul tiga angka atas Endo/Watanabe.

Tak berselang lama, kedua pasangan tersebut saling beradu reli panjang sebelum akhirnya angka bertambah untuk wakil Jepang itu lantaran pukulan Kevin Sanjaya hanya membentur net.

Setelah saling berbagai angka lagi, pukulan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil membawa Indonesia unggul pada interval pertama dengan skor 11-10.

Selepas jeda, Endo/Watanabe langsung tancap gas dengan berbalik unggul atas Marcus/Kevin usai meraih dua poin beruntun.

Untuk kesekian kalinya, kedua pasangan tersebut silih berganti mencetak angka untuk menyamakan kedudukan.

Endo/Watanabe berhasil berbalik unggul lagi melalui setelah pukulan Marcus Fernaldi Gideon hanya membentu net.

Reli panjang kembali tersaji, sebelum akhirnya Endo/Watanabe berhasil menambah satu angka melalui pukulan kurang akurat dari Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Pukulan Hiroyuki Endo yang mengarah di antara posisi Marcus dan Kevin membuat Jepang merebut kemenangan pada gim pertama.

Indonesia membuka angka terlebih dahulu pada gim kedua melalui pukulan yang dilancarkan oleh Marcus Fernaldi Gideon.

Smash bertubi-tubi dari Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil membuatnya perlahan-lahan menjauh dari kejaran Endo/Watanabe.

Endo/Watanabe kembali memperkecil ketertinggalan setelah pukulan overhead Kevin sanjaya hanya membentur net.

Setelah dua kali tertahan, Marcus/Kevin berhasil merebut interval kedua dengan skor 11-7.

Selepas jeda, Marcus/Kevin langsung tancap gas dengan merebut dua poin beruntun untuk kembali menjauh dari kejaran Endo/Watanabe.

Aksi tengil dipertontonkan oleh Kevin Sanjaya yang seolah-olah akan mengembalikan pukulan Hiroyuki Endo yang jelas sudah mengarah keluar lapangan pertandingan.

Indonesia berhasil menambah satu angka melalui pengamatan yang baik dari Marcus Fernaldi Gideon.

Sergapan dari Kevin Sanjaya Sukamuljo membuat Indonesia berhasil merebut gim kedua dengan skor 21-12.

Endo/Watanabe langsung tancap gas pada awal gim ketiga dengan merebut empat poin beruntun dari tangan Marcus/Kevin.

Bak tampil anti-klimaks, kesalahan-kesalahan yang acap kali dilakukan oleh Marcus/Kevin kian membuat mereka tertinggal jauh dari Endo/Watanabe.

Perlahan-lahan, serangan yang dilancarkan Marcus/Kevin berhasil membawa mereka mendekati perolehan angka Endo/Watanabe.

Endo/Watanabe berhasil merebut interval gim ketiga dengan keunggulan 11-9 atas Marcus/Kevin.

Selepas jeda bolasport.com melansir, pasangan Jepang tersebut masih mendominasi perolehan angka atas Marcus/Kevin.

Pertandingan kembali memanas setelah upaya Marcus/Kevin untuk menyamakan kedudukan berhasil.

Satu angka kembali diraih pasangan peringkat satu dunia tersebut setelah Hiroyuki Endo dinyatakan fault oleh umpire.

Endo/Watanabe benar-benar menutup perlawanan Marcus/Kevin pada gim ketiga setelah bertarung ketat selama 72 menit.(OFI)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.