Banner sumsel

6 Hari Dirawat Akibat Luka Tembak, Korban Begal Musi 2 Tewas

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Setelah enam hari kritis Palembang akibat ditembak pelaku begal di kawasan Musi 2, Ahmad Buang (40) akhirnya meninggal dunia, Selasa (17/9).
Korban menghembuskan nafas terakhir di RSMH Palembang setelah satu butir peluru dari senjata api penjahat jalanan bersarang di area tulang rusuk dekat jantung korban.

Setelah nyawanya tak tertolong, korban dibawa ke rumah duka di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang untuk langsung dikebumikan.

“Adik saya meninggal dunia pukul 07.00 WIB tadi di rumah sakit. Kemudian langsung dibawa pulang ke rumah pukul 09.00 WIB,” kata Kurniati, kakak ipar korban di rumah duka.

Menurut Kurniati, berdasarkan keterangan dokter yang merawat, korban mengalami kerusakan syaraf di punggung hingga membuat nyawanya tidak tertolong. Meski proyektil yang bersarang di area tulang rusuk dekat jantungnya telah diangkat.

“Memang kondisi adik saya parah setelah peristiwa itu, apalagi usai operasi pengangkatan adik saya masih harus melakukan perawatan, hingga dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara turut berduka atas meninggalnya korban kawanan begal sadis beberapa beberapa waktu lalu.

Menyikapi aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Palembang, khususnya di kawasan Musi 2, Satreskrim Polresta Palembang telah membentuk tim gabungan guna melakukan patroli di kawasan yang masuk dalam jaringan jalan nasional tersebut.

“Kita fokus pada kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat belakangan ini, tim gabungan terdiri dari Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Satreskrim Polresta Palembang, Polsek IB I, IB II, Kertapati dan Polsek Gandus,” bebernya.

Tim gabungan ini akan melakukan patroli bersifat hunting (berburu) pelaku kejahatan di kawasan Musi II dan sekitarnya.
“Kita fokus hunting mulai dari simpang Macan Lindungan, sepanjang Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara, Jembatan Musi 2, Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Keramasan, Kertapati hingga perbatasan Kabupaten Ogan Ilir,” papar Yon.

Dirinya menegaskan, tim gabungan ini tidak akan segan menindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang membahayakan petugas maupun masyarakat umum.
“Jika ditemukan pelaku kejahatan jalanan, kita akan ambil tindakan sesuai intensitas kondisi di lapangan. Ini demi keselamatan petugas maupun orang lain,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmad Buang menjadi sasaran pelaku begal di Musi 2 Jalan Yusuf Singadekane, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang pada 11 September lalu.
Selain motornya dirampas, buruh pabrik karet itu juga ditembak dari belakang oleh kawanan pelaku hingga harus dirawat di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.