Banner sumsel

Polisi Gulung Tiga Perampok Sadis

PALEMBANG, koranindonesia. Id -Tiga perampok yang dikenal sadis saat beraksi yakni Romli alias Wak Li (37), Rusdi (37) dan Suwandi (36) meringis menahan sakit di kakinya lantaran dihadiahi timah panas oleh anggota Jatanras Polda Sumsel.

Ketiga tersangka ini ditangkap di kawasan Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. Selain mereka, polisi juga membekuk istri tersangka Suwandi yakni Dewi Asmara (32)yang ikut menikmati hasil pencurian dari suaminya.

Berdasarkan data yang dihimpun, aksi ketiga tersangka dilakukan bersama lima orang temannya yang masih buron. Mereka menyambangi rumah Bahrain yang berada di KP I Petanggang, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, Rabu (10/2) sekitar pukul 22.00.

Para tersangka masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu depan. Setelah berada di dalam rumah, mereka langsung mengikat tangan dan membekap mulut Bahrain.

Dari rumah Bahrain, komplotan pelaku menggasak uang tunai Rp138 juta, emas 40 suku, dan dua unit ponsel, sehingga korban mengalami kerugian Rp250 juta. Kemudian mereka melarikan diri ke dalam hutan untuk bersembunyi dari kejaran aparat.

Kapolda Sumsel Irjend Pol Zulkarnain Adinegar menyebutkan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari adanya laporan keluarga korbam. “Lakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tempat persembunyian mereka. Lalu kita lakukan penangkapan,” ujarnya.

Saat melancarkan aksinya, lanjut Kapolda, komplotan ini dikenal cukup sadis dan tidak segan-segan melukai korbannya. “Aksi tahun 2013, mereka menembak mati anak korbannya,” ujar Zulkarnain saat gelar perkara dan barang bukti, Rabu (28/3/2018) siang.

Lebih lanjut, ia mengatakan terakhir mereka enyatroni kediaman milik Bahrian. “Pelaku datang kekediaman korban dengan mengendarai sebuah mobil. Mereka masuk dan langsung menyandera korbannya. Pelaku juga menodongkan senjata api ke arah korban,” tuturnya.

Pelaku menggasak sejumlah uang dan perhiasan Bahrain. “Saat kita melakukan penangkapan, S ini tidak berada di rumah. Saat digeledah, ternyata istri tersangka ini menyimpan barang bukti ponsel hasil curian itu. Dari situlah kita mengetahui persembunyian ketiganya,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih memburu lima pelaku lain yang menjadi komplotan tersangka. “Saya sudah perintahkan agar anggota segera menangkap lima pelaku lainnya, hidup ataupun mati. Mereka akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” pungkasnya. (ard/yuyun),

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.