Sriwijaya FC versus Persita, Ujian Lini Pertahanan

 

PALEMBANG,koranindonesia.idDuel Sriwijaya FC melawan Persita Tanggerang dalam partai lanjutan Liga 2, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (12/7/19), bakal menjadi ujian dari lini pertahanan kedua tim.

 

Sriwijaya FC bakal mengandalkan dua pemain sarat pengalaman, Yongki Aribowo dan Airlangga Sucipto untuk dapat menjebol gawang tim besutan Widodo Cahyono Putro.

 

Tapi Persita Tanggerang juga sama, ada nama Qischil Gandrum yang juga sudah lama malang melintang di dunia sepakbola. Qischil menjadi ujung tombak dari tim besutan Widodo Cahyono Putro.

 

Belum lagi, ada nama penyerang Sirvi Arfani, top skor sementara Liga 2 dari wilayah barat, dengan mengoleksi 6 gol.

 

Pertemuan kedua tim, tentunya bakal menjadi ujian bagi lini pertahanan. Sriwijaya FC masih bakal mengandalkan Ambrizal sebagai bek tengah, dibantu Bruno Casimir, Yericho Christiantoko dan Akbar Zakaria.

 

Sang kapten Sriwijaya FC Ambrizal mengaku, sudah menyiapkan cara untuk dapat menjegal Sirvi dan Qischil.

 

Dia bersama Bruno dan pemain lainnya, akan melakukan ‘man to man marking’.

 

Pengawalam super ketat akan dilakukan pada dua penyerang Persita. Ambrizal akan terus menempel Sirvi.

 

“Kami sudah latihan, dan kami akan jalankan taktik pelatih. Ini jadi ujian kandang terakhir dari tiga laga beruntun,” jelasnya.

 

Sebelumnya, dia bersama rekan-rekannya berhasil menang 2-1 dari PSGC Ciamis dan memang 3-1 dari PSCS Cilacap.

 

“Laga kandang ini pun kita harus menang, sebelum dua laga kedepan bermain tandang,” ujarnya.

 

Tak mau kalah, bek Persita Tanggerang pun telah meningkatkan kewaspadaan pada striker Sriwijaya FC Yongki Aribowo dan Airlangga Sucipto.

 

“Kita tahu Sriwijaya FC, mereka punya pemain berpengalaman. Kita harus waspadai mereka, bahkan semuanya juga,” kata bek Persita Tanggerang Asep Budi.

 

Sebagai pemain belakang, ia bersama rekan-rekannya akan bermain disiplin dan fokus pada setiap pemain yang mulai masuknke daerah terlarang.

 

Tak hanya striker, Airlangga Sucipto, dari lini kedua Laskar Wong Kito sangat berbahaya. Pada laga sebelumnya SFC, satu gol ke gawang PSCS Cilacap dicetak Yongki Aribowo, pemain yang menempati posisi secon striker.

 

“Pemain lain juga, pemain sayap, gelandang bertahan atau bahkan bek sekalipun kita harus siap menghentikannya,” ucapnya.
Ryan Wiradinata juga sudah menyumbang satu gol. Padahal pemain ini menempati posisi gelandang bertahan. Itu bukti jika siapapun, bisa saja mencetak gol. (Fen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.