Banner sumsel

300 Relawan Banyuasin Bangkit Dilantik

BANYUASIN, koranindonesia.id – Calon Bupati Banyuasin nomor urut 5, H Askolani melantik 300 relawan Banyuasin Bangkit. Relawan pemenangan pasangan nomor urut ini 5 H Askolani-H Slamet Somosentono ini nantinya akan bergrilya mencari dukungan di Ibukota  Banyuasin. Acara berlangsung di Posko Gerbang KM 42 Kelurahan Kayuarakuning.

“Alhamdulillah pasangan Askolani-H Slamet Somosentono sudah pas, putra Banyuasin dan Putra Jawa. Menurut survey pasangan Askolani-Slamet Somosentono sudah mengantongi 42 persen. Berarti sisa 58 persen untuk 4 pasang lainnya. Jadi kalau kita mau dukung yang menang apa yang kalah…? kalau dukung menang pilih nomor 5 Askolani-Slamet,” kata Ketua Tim Pemenangan Banyuasin Bangkit (Purn) TNI, H Dasmini Dasmin, Selasa (3/4).

Dikatakan Dasmini, diibaratkan peperangan kalau ingin menang tentaranya harus merakyat, sebab tanpa dukungan masyarakat mustahil peperangan akan menang. Oleh sebab kata Dasmini, kalian harus kampanye berbisik-bisik pada siapa yang ditemui.

“Saya tidak ragukan lagi kapasaitas dan kapabilitas pak H Askolani dan H Slamet, H Askolani sudah dua periode menjadi pimpinan DPRD Banyuasin, Slamet Somosentono pernah jadi pimpinan DPRD Muba dua periode,” ujar Dasmini seraya menambahkan mereka berdua dalam birokrasi kepemimpinan sudah tidak perlu diragukan lagi.

Dasmini berkeyakinan H Askolani akan menang pada Pilkada 2018 ini. “Saya ingin ikut tim pemenangan mendorong pasangan nomor 5. Kita tim pemenangan sebagai tim kita harus yakin dan semangat. Kalau kita kalah akan malu sudah capek. Betul gak pak, karena pasangan nomor 5 didukung 17 kursi dari 5 partai politik, itu ada pergerakan masing-masingnya, Kalau kita dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari ibarat shalat 5 waktu 17 rekaat,”imbuhnya.

Sementara, usai melantik tim pemenangan relawan Ibukota Banyuasin H Askolani berharap bisa memenangi Pilkada Banyuasin 2018.

“Insyaallah doa kita semua dijabah Allah SWT. Agar diberikan kedamaian kebahagiaan dan dilindungi Allah SWT dalam segala pekerjaan dan langkah kita semua,” ujarnya.

Askolani menambahkan, ada hikmah saat kunjungan dari dusun ke dusun, kampung ke kampung desa ke desa kebun ke sawah selama tiga bulan terakhir banyak manfaat terutama pada masyarakat Banyuasin mengenalnya, bisa selfi-selfi bahkan bisa curhat langsung.

“Kami mendengar, merasakan dan melihat langsung apa yang dirasakan masyarakat, Kami baru pulang keliling di Kecamatan Tungkal Ilir kami terendam lumpur dan alhamdulilah masih bisa keluar,” ujar Askolani. (wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.