30 Tim Berebut Piala Danyon Arhanud Cup II 2019

BANYUASIN, koranindonesia.id – 30 tim bersaing menjadi yang terbaik dalam turnamen sepakbola Danyon Arhanud 12 Cup II 2019 di lapangan Arhanud Jalan Palembang-Betung, Km 18, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), 3 Februari – 3 Maret nanti.

Danyon Arhanud 12 SBP Letkol Arh. M. Faris Kurniawan melalui Wadanyon Arhanud 12 SBP Mayor Arh Nasrullah Alfarizi mengatakan, turnamen ini merupakan lanjutan dari yang telah digelar sebelumnya tahun lalu.

“Jadi ini sudah yang kedua kalinya digelar. Turnamen seperti ini akan terus berlanjut kita lakukan, untuk mencari dan menjaring bibit-bibit pemain berbakat serta berkualitas,” ungkapnya dibincangi usai pembukaan, Minggu (3/2/2019) sore.

Dia berharap, melalui turnamen sepakbola ini dapat bermunculan atlet cabang olahraga sepakbola, yang nantinya dapat membawa dan mengharumkan nama daerah maupun bangsa diberbagai ajang tingkat nasional hingga internasional.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, olahraga sepakbola merupakan yang paling banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Namun ironisnya, sepakbola kita belum menunjukkan prestasi yang optimal. Padahal secara potensi kita memiliki banyak. Untuk itu, perlu usaha yang keras dari kita semua dalam memajukan dan mengembangkan olahraga ini,”harapnya.

Turut hadir dalam pembukaan tersebut, lima pemain eks tim nasional Indonesia dan eks penggawa Sriwijaya FC seperti Achmad Junaidi, Khair Rifo, Aris Indarto, Rolando dan Wijay.

Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Danyon Arhanud 12 Cup II 2019, Fauzi Toldo mengatakan, tim peserta berasal dari beberapa kabupaten/kota di Sumsel. Mulai dari Palembang, Banyuasin, Muba, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI) dan beberapa kabupaten/kota lainnya. “Pada tahun lalu, juara dari turnamen Danyon Arhanud 12 Cup adalah Lapas FC,” ucapnya.

Kala itu Lapas FC memang tidak terbendung karena melakukan persiapan yang cukup matang dari tim peserta lainnya. Lapas FC selalu berhasil menang dengan skor telak dari babak penyisahan sampai semifinal.

“Tapi tahun ini kekuatan sepertinya merata, semua punya peluang menembus semifinal dan bahkan keluar sebagai juara,” jelas Toldo, yang juga merupakan Pelatih Lapas FC.

Pengalaman dari turnamen Danyon Arhanud 12 Cup pertama yang dimainkan pada tahun lalu itu, membuat tim yang gagal melakukan evaluasi dan latihan lebih keras untuk menjadi juara.

“Saya berharap semua tim dapat bermain dengan sportifitas tinggi. Persaingan hanya terjadi selama 90 menit di lapangan saja dan berakhir setelah wasit meniupkan pluit tanda berakhirnya pertandingan. Selamat bertanding,”ucapnya.
(frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.