Banner Pemprov Standar

30 Hari Bolos Kerja Berturut-Turut, Dua Polisi Banten Di Pecat 

JAKARTA,koranindonesia.id– Lantaran tidak masuk kerja selama 30 hari berturut-turut dua anggota polisi bertugas di wilayah Banten bernama Briptu Hendra Gunawan dan Bripda Khairul Anwar dipecat secara tidak hormat.

Irwasda Polda Banten, Kombes Pol I Nyoman Labhan Suradnya mengatakan pemecatan keduanya dilakukan dalam upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) di Lapangan Mapolda Banten. Dikatakannya kedua dipecat karena telah meninggalkan tugas lebih dari tiga puluh hari secara berturut-turut.

“Terpaksa kita pecat secara tidak hormat, pasalnya kedua polisi yang dipecat ini melanggar peraturan kepolisian, karena mereka tidak masuk tanpa alasan,” ” ungkapnya dalam pesan singkat yang dikirim ke koranindonesia..id, Rabu (12/06/2019).

Dijelaskannya Briptu Hendra Gunawan selama ini tercatat berdinas di Polresta Tangerang. Sedangkan Bripda Khairul Anwar bertugas di Yanma Polda Banten. Dalam acara pemecatan tersebut, tidak dihadiri oleh kedua perseonel baik Briptu hendra maupun Bripda Khairul Anwar.

Padahal keduanya telah diberi tahu untuk menghadiri upacara pemecatan tersebut. Namun, keduanya tanpa alasan tidak memenuhi undangan upacara pemecatannya hari ini. Meski demikian, pemecatan tetap dilakukan dalam upacara pemberhentian.

“Tidak ada halangan mengelar upacara pemberhentian dua personil tersebut meski tidak hadir. Jadi setelah kita lakukan perbeehentian kedua polisi tersebut dicopot dari tugasnya,” terangnya

Lebih lanjut, Nyoman mengingatkan kepada para personel kepolisian Polda Banten untuk tidak meniru kedua rekannya yng telah dipecat itu. Dalam menjalani tugas, kata dia, para personel Polda Banten harus tetap mawas diri. Juga berhati-hati selama bertugas dan bekerja sesuai aturan yang ada. Jika hal ini tak diindahkan, maka pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas.

“Kejadian yang dilakukan oleh oknum-oknum polisi ini betul-betul sangat memalukan, memilukan dan merusak kehormatan serta kebanggaan institusi Polri, jadi tidak baik untuk di tiru,” tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.