Banner Pemprov 17 Agustus

3 Kg Shabu Gagal Beredar di Palembang

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menangkap empat kurir narkoba asal Aceh dengan barang bukti 3 kg shabu.

 

Keempat pelaku yakni Asrin (30) dan Sugiarto (42) yang dibekuk dengan barang bukti 2 kg shabu saat berada daerah Bayug Lencir, Kabupaten Muba, pada 8 Juli lalu.

 

Kemudian tersangka Zainuddin (36) ditangkap di Jalan Lintas Lahat-Muaraenim dan tersangka Jauhari (54) yang bertugas menerima kiriman 1 kg shabu asal Aceh yang dibawa Zainudin.

 

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri mengatakan, keempat tersangka merupakan satu jaringan dalam peredaran narkoba dari Aceh yang rencananya akan diedarkan di Palembang.

 

“Untuk kesekian kalinya penyelidikan berhasil menggagalkan pengiriman shabu di wilayah Sumsel. Fokus kita tetap pada kejahatan transnasional, yang mana didapati dua tersangka pada 8 Juli yang membawa sabu 2 kilogram,” kata Kapolda saat pres rilis hasil ungkap kasus, Selasa (16/7).

 

Dirinya melanjutkan, dari hasil pengembangan yang dilakukan, pihaknya kembali menangkap dua pelaku berbeda dengan barang bukti satu kilogram shabu.

“Hasil pengembangan dari kasus sebelumnya didapati dua pelaku lain, yakni Jauhari dan Zainuddin. Mereka merupakan satu jaringan dengan dua tersangka sebelumnya jaringan bos besar shabu Medan,” jelas Firli.

Bersama para pelaku dengan barang bukti narkoba bernilai Rp1,7 miliar tersebut, Firli melanjutkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain seperti ATM, handphone, dan tas milik pelaku.

“Kita akan kembangkan juga kasus ini ke arah tindak pidana pencucian uang (TPPU), sehingga penyidikan kita tidak hanya berhenti sebatas memberantas narkoba,” tandasnya.

 

Sementara itu Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman mengatakan para pelaku akan dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.