Bhintan Shalawat

2020,Flyover Sekip Ujung Dibangun

Syarat Lahan Harus Tuntas Dibebaskan

PALEMBANG,koranindonesia.Id– Guna mengatasi kemacetan yang luar biasa di Simpang Angkatan 66, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V akan segera melakukan pembangunan Flyover Sekip Ujung. Hanya saja program ini harus didukung dengan diselesaikannya pembebasan lahan oleh Pemerintah Kota Palembang.

Kasatker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Sumsel Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V, Dadi Muradi mengatakan, di 2019 ini ada moratorium untuk pembangunan program multiyear oleh Kementerian PUPR dan baru dimulai lagi 2020.

Dadi mengatakan, hal yang harus diselesaikan dalam proses pembangunan ini studi kelayakan, lalu lintas, terutama lahan yang harus selesai dulu.

“Harus ada bukti kwintasi pembayaran ke masyarakat baru pembangunan dilaksanakan. Jika selesai prosesnya tahun ini, 2020 sudah bisa dilakukan pembangunannya,” katanya, saat rapat pembangunan Flyover Sekip Ujung dan Pelebaran Jalan Parameswara di Kantor Walikota Palembang, Senin (11/2/2019).

Flyover Sekip Ujung ini akan dimulai dari perbatasan Jalan Swadaya sampai dengan di depan Hotel Mex One dengan total panjang jembatan hingga jalan penghubung sekitar 843 meter. Jembatan ini paling panjang. “Panjang jembatanya sendiri 456 meter, lebarnya 2,76 meter masa pengerjaan dua tahun dan membutuhkan dana Rp271 miliar multiyear,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya meminta Pemkot Palembang untuk mendukung pembabasan lahan. Saat ini, eksistingnya lokasi itu cukup lebar jadi lahan yang perlu dibebaskan 7.419 m². “Di kawasn pembangunan itu banyak utilitas milik PLN, gas, PDAM dan fiber optik,” katanya.

Selain itu juga, akan dilakukan pelebaran jalan di Jalan Parameswara sepanjang 690 meter. Dari  awal jalan itu selebar 7 meter menjadi 14 meter dengan estimasi dana Rp15 miliar.

Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, pada awal ini yang harus dilakukan penetapan lokasi pembangunan Flyover Sekip Ujung dan pelebaran Jalan Parameswara. “Selesaikan SK penetapan lokasi,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan untuk pembebasan lahan pembangunan flyover dan pelebaran jalan di APBD induk Rp5 miliar. “Untuk dana pastinya masih akan dihitung oleh KJPP, mudah-mudahan dana pembebasan bisa sharing dengan pemprov,” terangnya. (Iya)

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.