Banner sumsel

2019, Pengerjaan Proyek Fisik di OKU Turun

BATURAJA,koranindonesia.id – Pengerjaan proyek fisik pada 2019 mendatang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU mengurangi penggelontoran dana untuk tahun depan.

“Digelontorkan pemerintah daerah hanya Rp200 miliar untuk proyek fisik. Berbeda dengan tahun lalu, pemerintah daerah mengeluarkan anggaran hingga Rp300 miliar untuk proyek fisik,” ucap ketua DPRD OKU Zaplin Ipani, kepada wartawan, Jumat (16/11/2018).

Meski demikian, menurut Zaplin, pihak eksekutif dalam hal ini Pemkab OKU bersama DPRD OKU telah pula menargetkan APBD OKU 2019 naik dari Rp1,3 triliun menjadi Rp1,4 triliun atau estimasi kenaikannya mencapai Rp70 miliar lebih.

“Penurunan angaran fisik tersebut terjadi, lantaran belum keluarnya peraturan Presiden RI untuk besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU), jadi kita belum bisa menentukan plafon anggaran,” papar Zaplin pula.

Lebih lanjut Zaplin mengatakan, dengan berkurangnya anggaran untuk pengerjaan proyek fisik tersebut, maka otomatis pembangunan yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan proyek yang bersifat urgent saja.

Namun seluruh proyek bisa saja dilaksanakan asal pemerintah daerah bisa menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

“Darimana penambahan PAD pemerintah daerah. Banyak sektor yang bisa ditingkatkan, misal bisa diambil dari pajak, retribusi bahkan objek pariwisata,” pungkas Zaplin.

(tin)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.