Banner sumsel

198 Pelajar SMK Di Sumsel Terpaksa Ujian Susulan

PALEMBANG,koranindonesia.id Sebanyak 198 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Selatan (Sumsel) terpaksa mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) susulan pada 17 April mendatang.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sumsel Erlina mengatakan, 198 pelajar SMK yang terpaksa ujian susulan itu dikarenakan beberapa permasalahan diantaranya, listrik padam, downserver, terinfeksi virus dan pelajarnya sakit.

Dikatakannya, ada beberapa sekolah yang memang memiliki jumlah siswa UN susulan dalam jumlah yang banyak. Misalnya saja, SMK Pembina 2 Palembang tercatat ada 100 siswa yang akan mengikuti UN susulan, kemudian SMK NU Muara Padang Banyuasin ada 42 siswa, dan SMK Negeri 3 Sekayu 28 siswa.

“Untuk SMK Pembina 2 Palembang karena listrik padam dan jenset tidak langsung berfungsi. Sementara SMK NU MUARA PADANG karena server cadangan dan utama terkena virus dan yang lain karena sakit,” terangnya, Ahad (8/4/2018).

Kemudian SMK PGRI 1 Kayuagung, SMKN 1 Talang Ubi PALI, SMK Muhammadiyah 3 Sukaraja OKUT, SMK Xaverius 1 Belitang, SMKN 1 Tanjung Agung, SMKN 2 Muara Enim, SMK PGRI 3 Palembang, SMK Madiyatama Palembang, SMKN 7 Palembang dan SMKN 6 Palembang yang masing-masing satu orang pelajar.

Lalu, ada SMKN 2 Pslembang ada empat orang pelajar, SMKN 3 Palembang ada lima pelajar, SMKN 5 Palembang ada dua pelajar, SMK Tri Sakti Palembang ada lima pelajar dan SMK Aulia ada dua pelajar. “Mereka terpaksa ikut ujian susulan pada 17 April mendatang,” pungkasnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.