Bhintan Shalawat

17 April Dibayangi Libur Panjang, Jokowi: Jangan Golput, Coblos Dulu Baru Berlibur

BOGOR, koranindonesia.id – Pelaksanaan hari pencoblosan pada Pemilu Serentak 2019, yang digelar pada 17 April mendatang, dibayang-bayangi libur panjang long weekend, karena selain 17 April 2019 yang jatuh pada hari Rabu itu dinyatakan pemerintah sebagai Hari Libur, selanjutnya Jumat (19/4) ada libur Wafat Isa Al-Masih, sehingga bagi yang cuti satu hari pada 18 April akan mendapatkan libur selama lima hari, yaitu 17, 18, 19, 20 (Sabtu), dan 21 April (Minggu).

Menyikapi hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mempersoalkan jika masyarakat memanfaatkan libur long weekend itu untuk berlibur. Namun Presiden mengingatkan, agar masyarakat yang memiliki hak pilih, untuk terlebih dahulu menggunakan hak pilihnya dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos dulu. Jangan sampai ada yang golput. Jangan sampai ada yang tidak mencoblos di Rabu, 17 April 2019.

“Mau berlibur silakan, tapi nyoblos dulu setelah itu, jam delapan nyoblos kan masih bisa. Jam delapan nyoblos, jam sembilan nyoblos, jam 10.00 langsung terbang berlibur silakan,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan setelah menunaikan salat Jumat, di halaman Masjid Baitussalam, Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Jumat (29/3/2019) siang.

Presiden menjelaskan, pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut memerlukan pembiayaan yang besar sehingga amat disayangkan bila masyarakat tidak memanfaatkan kesempatan tersebut. “Karena pemilu ini, pileg, pilpres menghabiskan biaya yang triliunan, sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita, karena menentukan arah negara ini ke depan,” tutur Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id.

(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.