Banner pemprov juni

14 Pemuda Diamankan Polisi

Dugaan pengeroyokan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sebanyak 14 orang pemuda diamankan anggota Tim Beguyur Bae Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang di kediaman masing-masing di kawasan Lorong Kemas, Kecamatan IT III Palembang, Selasa (4/1/2022) siang.

Mereka diamankan polisi terkait aksi pengeroyokan hingga mengakibatkan seorang pemuda yang diduga pelaku begal berinisial MH (17) warga Lorong Masjid Jamik, Kecamatan Plaju Palembang hingga meninggal dunia.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Bidar, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I Palembag, Sabtu (1/1/2022) sekitar 01.00.

Saat dibincangi di Polrestabes Palembang, salah satu pemuda menerangkan sebelum kejadian mereka berkeliling Kota Palembang dengan mengendarai sepeda motor seraya merayakan malam pergantian tahun.

“Saat itu, kami melihat mereka (korban dan temannya) membawa senjata tajam (sajam) hendak membegal orang bermotor. Sehingga salah satu teman kami menegur mereka. Mereka langsung pergi,” katanya.

Masih dikatakannya, ketika berada di depan Taman TVRI, salah dari terduga pelaku begal yang dibonceng menyerang dengan senjata tajam (sajam) hingga salah satu dari mereka mengalami luka sabetan dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kami hanya membela diri pak. Saat dia menyerang teman kami, parang yang digunakannya kami ambil. Lalu, kami bacokan ke tubuh dia,” tambah dia.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan, pihaknya mengamankan 14 orang remaja yang diduga pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan satu orang berinisial MH meninggal dunia.

“Mereka diamankan terkait aksi pengeroyokan di malam tahun baru. Mereka sedang kita periksa dan akan kita pilah-pilah peran masing-masing. Tidak semuanya akan menjadi pelaku. Nanti, perkembangannya akan kita sampaikan lagi,” kata Tri kepada awak media.

Untuk motifnya, lanjut Tri, dari keterangan ke 14 orang ini, saat kejadian melihat kedua orang korban ini hendak membegal pasangan yang sedang mengendarai motor. Lalu, ditegur oleh mereka sehingga tidak jadi dan langsung pergi.

Namun, sat rombongan mereka melintas di tempat kejadian perkara (TKP) kedua pelaku (korban) ini langsung menyerang rombongan mereka dengan senjata tajam jenis parang.

“Dari keterangan 14 orang ini akan kita dalami lagi, kita sesuaikan dengan keterangan saksi – saksi dan keterangan dari olah TKP, kita cek betul. Kita akan tindak tegas dan akan proses dengan seadil – adilnya,” cetus dia.

Sementara itu, berdasarkan laporan korban yang masuk di Polsek IB I Palembang, korban MH bersama teman-temannya sekitar 10 orang berkumpul di Jalan Sentosa, Kecamatan Plaju Palembang. Lalu, mengendarai motor dan berangkat ke kawasan Taman TVRI.

Setiba di TKP, korban dan saksi BB (15) terpisah dari rombongannya. Dan bertemu dengan delapan orang diduga pelaku yang langsung memepet motornya. Saat dia MH turun dari motor, salah satu langsung membacok dan menusuknya.

Akibat dari serangan itu, MH mengalami luka tusuk di bagian belakang telinga sebelah kiri, punggung, leher bagian belakang, dan lengan sebelah kiri. Korban pun meninggal dunia sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian. (Depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.