Banner pemprov juni

14 Adegan Diperagakan, Terungkap Cara Ridho Habisi Eko

 

PALEMBANG, koranindonesia.id – Terungkap sudah aksi pembunuhan terhadap Eko Saputra (31) yang terjadi Jalan HM Ryacudu, Lorong Garuda samping kantor Lurah 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Didasari atas ketersinggungan antara pelaku Kgs Ridho Rizky (24) dan korban yang dalam kondisi pengaruh minuman keras (miras) hingga terjadi perkelahian yang berujung pelaku menikam korban hingga tewas bersimbah darah.

Hal ini terlihat jelas dalam rekonstruksi yang digelar anggota Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Palembang di halaman Polrestabes Palembang, Rabu (25/5) yang melibatkan langsung pelaku.

Sebanyak 14 adegan diperagakan oleh pelaku yang berawal dari ajakan korban kepada pelaku untuk minum bersama tapi hal itu ditolak oleh pelaku hingga terjadi ketersinggungan yang berujung tewasnya korban.

Kemudian usai kejadian dari rekonstruksi yang di gelar pelaku membuang senjata tajam (sajam) jenis pisau ke parit atau DAM yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pelaku Rizky mengatakan, bahwa semua yang di perankan itu berdasarkan kronologi sebenarnya di TKP dan ia mengakui kalau sudah menusuk korban. “Saat itu saya melintas di TKP sendirian untuk membeli minuman, lalu ada teman korban menawarkan saya minum, tetapi saya tidak mau,” ujarnya, Rabu (25/5).

Lalu ia pergi tetapi dipukul korban dengan kayu balok (sento), ia langsung mencabut pisau dan menusuk korban. “Setelah itu sajamnya saya buang ke parit atau DAM yang tidak jauh dari TKP,” katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui kronologi kejadian dengan menghadirkan saksi dan pelaku.

“Ada sekitar 14 adegan yang diperagakan oleh pelaku dalam aksi yang dilakukannya tersebut, sehingga kita mengetahui kronologi kejadian yang sebenarnya,” aku dia.

Dirinya menuturkan, bahwa rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas dan akan diserahkan ke Kejaksaan. “Dengan rekonstruksi yang digelar anggota kita, maka perlengkapan berkas sudah selesai dan akan secepatnya dikirim ke Kejaksaan,” tutupnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.