Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

11.580 Formasi Kosong Pascaoptimalisasi, dapat Diusulkan dalam Rekrutmen Selanjutnya

Jakarta,koranindonesia.id-Seleksi CPNS formasi tahun 2019 telah selesai digelar dan peserta lulus tahap akhir sudah diumumkan. Kedeputian Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) Badan Kepegawaian Negara merilis data per 31 Oktober 2020, sebanyak 138.791 peserta dinyatakan lulus (pascaoptimalisasi) sebagai CPNS untuk mengisi total 150.371 formasi yang dibuka Pemerintah. 

“Jumlah peserta lulus tersebut mengisi 3.469 jabatan Dosen, 55.039 jabatan Guru, 27.457 Tenaga Kesehatan, dan 52.826 Tenaga Teknis,” tutur Deputi Sinka BKN Suharmen di Jakarta, Minggu (01/11/2020).

Kedeputian Sinka BKN juga menginformasikan, secara nasional terdapat 11.580 formasi kosong, dengan rincian 4.729 berada di 32 kementerian dan 33 Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK)/Lembaga Non Struktural (LNS), dan 6.851 berada di 456 instansi daerah. 

“Angka formasi kosong tersebut didapat pascaoptimalisasi, yakni setelah dilakukan pengisian formasi jabatan kosong oleh peserta dengan kualifikasi pendidikan sama, lulus passing grade dan berperingkat terbaik,” tutur Suharmen. 

Sebelum dilakukan optimalisasi (praoptimalisasi),  peserta lulus berjumlah 129.825, kemudian  pascaoptimalisasi peserta lulus menjadi 138.791 orang. Karena sudah melalui tahap optimalisasi, maka jumlah formasi kosong tersebut sudah tidak dapat diisi oleh peserta dengan kategori apapun.

Data Kedeputian Sinka menguraikan secara nasional dari angka 11.580 angka formasi kosong pascaoptimalisasi itu terdapat pada 3.640 formasi  Jabatan Fungsional Umum, 2.695 formasi Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan, 2.361 Jabatan Fungsional Tenaga Guru, 2.001 Jabatan Fungsional Tenaga Teknis dan 883 Jabatan Fungsional Tenaga Dosen.

Deputi Suharmen menjelaskan jika jabatan yang formasinya tidak terisi alias kosong masih diperlukan, instansi yang bersangkutan diarahkan untuk kembali mengusulkan jabatan tersebut kepada Kementerian PANRB. “Namun, pemenuhan usulan tersebut akan tergantung pada  kuota  formasi yang ditetapkan Kementerian PANRB,” tegasnya. 

Data Kedeputian Sinka juga menyebutkan dari jumlah peserta lulus pascaoptimalisasi sebanyak 60,93% (84,562) peserta adalah wanita dan 39,07% (54.229) adalah laki-laki. Selain itu peserta yang lulus dalam seleksi CPNS 2019 sebanyak 60.673 orang berada dalam rentang usia 26-30 tahun, sebanyak 43.626 orang berada pada usia 21-25 tahun, sebanyak 32.054 orang berada pada rentang usia 31-35 tahun, sebanyak 2.081 orang berada pada usia 18-20 tahun, 357 orang berada pada rentang usia 36-40 tahun. 

“Sementara itu dari angka kelulusan pascaoptimalisai tersebut, paling banyak mengisi formasi jabatan guru yakni 55.039 peserta,” jelas Suherman.

Data Kedeputian Sinka juga menyebutkan 10 universitas asal pelamar yang paling banyak lulus dalam seleksi CPNS 2019 ini yakni Universitas Terbuka, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Sriwijaya (Unsri).(ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.