Banner sumsel

1000 Bibit untuk Petani Kopi di Lahat

LAHAT,KoranIndonesia.id–+Pemerintah Provinsi Sumsel, akan memberikan bibit kopi sebanyak 1000 batang. Bibit tersebit sendiri untuk peremajaan bagi kopi yang sudah tua dan tak produktif lagi.
Hal tersebut seperti dikatakan Kepala Dinas Pertanian Agustia Budiman melalui Kabid Perkebunan Engkos Kosasih. Menurutnya, tahun ini akan ada bantuan yang diberikan kepada kelompok tani. “Biasanya pada musim hujan periode September-Oktober,” ungkapnya, Selasa (9/7/2019).
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk luas lahan  kopi di Kabupaten Lahat sekitar 54.441 ha. Sementara untuk tanamam tua dan tidak produktif sekitar 4132 ha. “Kalau hitungannya memang hanya dibantu sekitar 10 persen mengganti tanaman yang tua dan tidak produktif tersebut. Petani kopi di Lahat juga ada yang membibit sendiri baik dengan cara stek maupun tradisional,” tambahnya.
Untuk hasil panen kopi di Kabupaten Lahat sendiri, secara rata- rata cenderung belum maksinal. Dijelaskannya bahwa kurang maksimalnya hasil panen kopi disebabkan beragam faktor. Seperti pemberian pupuk yang kurang seimbang, penggunaan pestisida yang terlalu banyak, jarak tanaman, dan lainnya. Kemajuan tekhnologi saat ini juga cenderung disalah artikan seperti penggunaan pestisida yang berlebihan malah membuat tanah menjadi tandus. “Memang lebih praktis kalau disemprot namun tanah jadi kurang subur,” jelasnya.
Seharusnya kearifan lokal tetap dilaksanakan seperti yang dilakukan petani terdahulu. Yakni dengan memotong secara tradisional dan gotong royong. Lalu rumput – rumput dikubur di dalam tanah agar terjadi pembusukan dan tanah bisa menjadi subur. Untuk penggunaan pupuk juga dibarengi dengan pupuk organik seperti pupuk kandang, kompos dan lainnya.
(Sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.