100 Ribu Jargas Bantuan Pusat Sasar Kawasan MBR

PALEMBANG, koranindonesia.id– Pembangunan Jaringan Gas (Jargas) di Palembang terus dikebut, setelah sebelumnya dapat bantuan kementerian ESDM untuk pemasangan di kawasan Seberang Ulu, maka di 2020 – 2021 ditarget setidaknya terpasang 100 ribu jaringan yang diperuntukan Rumah Tangga (RT).

Yang menarik, bantuan ini hanya akan diperuntukan kawasan pemukiman penduduk dengan tingkat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), karena sasaran bantuan ini pemasangan gratis.

Assisten I Bidang Pemerintahan Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, secara aturan pemasangan jargas bantuan ESDM memang diminta demikian, karena itu setiap kecamatan yang ada dikota Palembang diminta mendata warganya untuk nanti diajukan menjadi penerima jargas ini.

“Setiap kecamatan melaporkan masyarakatnya  yang akan pasang, kami minta ini mestinya didata satu – satu dan diinformasikan secara jelas. Diutamakan pemukiman MBR, atau RSS itu boleh,” katanya, Selasa (23/4/2019).

Lantaran sasaran pemasangan jargas ini kawasan MBR, maka jika ada rumah mewah di kawasan tersebut juga bisa dapat. “Ini pembangunan di kawasan MBR,  kalau disitu ada satu atau dua rumah bagus ya tidak bisa kita lewatkan juga karena pembangunannya menyeluruh satu kawasan,” jelasnya.

Karena proyek ini direncanakan kerja dalam dua tahun 2020-2021 untuk100 ribu pemasangan jargas, maka diharapkan data pengajuan masyarakat yang menerima bantuan hendaknya sudah selesai secepatnya dalam tahun ini.

“Pembangunan 2 tahun dengan total  100 ribu tersebar  di 18 kecamatan, kita minta cepat datanya karena akan diserahkan ke pusat, karena dengan total penduduk cakupan bantuan belum tentu dapat semua,” ujarnya.

Menanggapi soal bantuan kementrian ESDM  yang khusus menyasar ke kawasan MBR,  ini juga dimaksudkan gratis bagi masyarakat tidak mampu agar dapat bantuan, disisi lain juga mendukung jalannya bisnis jargas PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J).  “Jadi yang di luar kawasan MBR nanti dikembangkan secara komersil oleh SP2J,” jelasnya.

Direktur Operasional PT SP2J,  Antony Rais menjelaskan, untuk pihaknya sendiri dalam pengembangan jargas juga terus berekspansi. Dimana setelah pengembangan jargas di kawasan Jalan Sulaiman Amin (Talang Buruk) selesai diawal tahun lalu, pihaknya juga di tahun ini akan kembali menambah luas cakupan.

“Tahun ini kita ada tambah sekitar 4000 jargas ke pelanggan baru, dengan adanya penyertaan dana dari pemkot sebesar Rp21 miliar. Dengan penambahan tahun ini, maka hingga 2020 target total pelanggan kita kurang lebih 10 ribu,” tukasnya. (Iya)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.