Banner sumsel

10 Tips Terbaik Untuk Mencegah Serangan Asma

PALEMBANG, Koranindonesia.id –  Kebanyakan orang yang memiliki asma tak mungkin akan meninggalkan obat mereka di rumah. Membawa obat ke manapun sangat penting untuk berjaga-jaga ketika mereka terkena serangan asma. Asma suatu kondisi yang terjadi ketika ada halangan dalam aliran udara di paru-paru. Orang-orang dengan asma tentunya memiliki pemicu munculnya gejala yang dapat berbeda pada masing-masing orang. Pemicu munculnya gejala bisa karena alergi, polusi, virus, dingin, olahraga.

Serangan asma dipicu oleh peradangan di saluran udara dan sebagai hasilnya, itu menyebabkan pembengkakan lapisan saluran udara, bronkospasme, dan sekresi lendir. Faktor-faktor ini menyebabkan saluran udara lebih sempit dan membatasi aliran udara.

Untuk mencegah sesak napas, batuk dan serangan asma, maka perlu menghindari pemicu dan mengurangi peradangan kronis.  Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah serangan asma, seperi dilansir dari laman boldsky.com sebagai berikut:

Hindari kelembaban

Kualitas udara penting untuk mencegah serangan asma. Kualitas udara yang buruk, cuaca yang sangat panas dan lembab dapat memicu gejala asma pada banyak orang. Ini bisa memperburuk serangan asma Anda, jadi Anda perlu menggunakan AC untuk menurunkan kelembaban di dalam ruangan. Jika gejala asma lebih buruk, Anda dapat pindah ke lokasi di mana Anda dapat menikmati udara segar.

Cegah jamur dan jamur

Jamur dan jamur adalah alergen yang dapat menyebabkan gejala asma seperti mengi dan batuk parah. Jamur dan jamur tumbuh di tirai mandi, bak mandi, wastafel, ubin dan item mandi. Pastikan untuk secara teratur membersihkan area lembab di kamar mandi dan dapur dan di sekitar rumah. Jika Anda memiliki tanaman dalam ruangan, pastikan Anda tidak memberi terlalu banyak air untuk mencegah jamur.

Batasi paparan debu

Debu adalah pemicu asma yang umum karena mengandung partikel kecil serbuk sari, serat dari pakaian, jamur, dan deterjen. Tungau debu adalah alergen lain yang menyebabkan asma. Ia hidup di bantal, kasur, furnitur, dll . Untuk mencegah serangan asma, bersihkan karpet dan tirai tebal di kamar Anda, cuci semua tempat tidur dengan air panas, dan bersihkan rumah Anda dua kali seminggu.

Jauhi asap

Asap dapat mengiritasi paru-paru Anda, terutama ketika Anda menderita asma. Asap dapat memicu serangan asma, jadi hindari area merokok karena menyebabkan batuk dan mengi, yang menjadi lebih buruk. Jangan biarkan orang lain merokok di dekat Anda, hindari tempat-tempat umum yang mengizinkan merokok, dan dapur Anda juga harus memiliki kipas yang bisa menghilangkan asap saat Anda memasak.

Jauhkan dari binatang peliharaan

Hewan peliharaan rumah tangga dapat memicu serangan asma. Apa kamu tau bagaimana caranya? Karena rambut, bulu, bulu, dan air liur mereka adalah penyebab asma yang umum. Jadi, menjauhkan diri dari binatang peliharaan adalah salah satu tips untuk mencegah serangan asma.

Hindari stres

Saat Anda stres, pernapasan Anda menjadi cepat. Ini menyebabkan pembatasan di saluran udara dan dapat menyebabkan serangan asma, terutama ketika Anda sudah menderita asma. Stres melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, membuat Anda rentan terhadap serangan asma. Anda perlu melakukan latihan pernapasan dalam untuk menenangkan diri, melakukan meditasi dan yoga setiap hari, dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman Anda untuk menghindari stres.

Hindari berolahraga dengan keras.

Serangan asma sering terjadi pada orang yang berolahraga juga. Latihan yang berkepanjangan dan berat dapat memicu asma, jadi penting bagi Anda untuk tidak melakukan latihan yang membuat jantung dan paru-paru Anda stres. Cobalah melakukan jalan cepat, bersepeda, berenang, yoga, dll. Namun, berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda mulai berolahraga.

Jaga dirimu baik-baik Penyakit pernapasan seperti flu

Infeksi sinus atau sinus dapat memicu gejala asma, dan dalam beberapa kasus serius, serangan asma. Disarankan agar Anda merawat diri sendiri selama musim dingin dan flu.

Membuat perubahan pola makan

Diet kaya vitamin C, vitamin E, vitamin A, flavonoid, magnesium, asam lemak omega-3, dan selenium baik untuk orang yang menderita asma. Konsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, biji rami, salmon dan tuna. Hindari makan makanan olahan dan kemasan.

Gunakan pelembap

Pelembab meningkatkan tingkat kelembaban di udara dengan melepaskan uap air dan ini bekerja untuk beberapa orang untuk mengurangi gejala asma mereka. Jika ada terlalu banyak uap air di udara, itu dapat menyebabkan pertumbuhan tungau debu. Jadi, direkomendasikan bahwa tingkat kelembaban harus antara 30 dan 45 persen untuk menghindari masalah ini. Semoga bermanfaat (nnn)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.